Rusuh Sumbawa, Polisi Tangkap 90 Warga Sipil
Rabu, 23 Januari 2013 | 11:19 WIB
"90 orang sudah ditangkap, ada yang merusak, penjarahan toko, kemudian kita proses sesuai ketentuan hukum."
Jakarta - Kapolri Timur Pradopo mengatakan, sejak Rabu (23/1) pagi situasi di Sumbawa, NTB telah kondusif seluruhnya. Warga pun telah melakukan aktivitas seperti biasanya.
"Mulai jam 07.00 tadi pagi up date terakhir seluruhnya kondusif, kegiatan masyarakat seperti biasa," ujarnya di Istana Negara, Jakarta, Rabu (23/1).
Timur mengatakan, polisi sudah menangkap 90 warga sipil yang membuat rusuh. Ke-90 orang itupun kini tengah ditindaklanjuti secara hukum.
"90 orang sudah ditangkap, ada yang merusak, penjarahan toko, kemudian kita proses sesuai ketentuan hukum," imbuhnya.
Jelas dia, rusuh Sumbawa motifnya bermula dari isu bahwa ada pembunuhan dan pemerkosaan yang dilakukan oleh salah satu anggota Polri kepada pacarnya.
Padahal, korban meninggal akibat kecelakaan tunggal dan si polisi mengalami luka berat dan kini tengah dirawat di rumah sakit. "Jadi saya minta masyarakat khususnya di wilayah Sumbawa Besar jangan terpancing dengan isu-isu seperti itu," tegasnya.
Jakarta - Kapolri Timur Pradopo mengatakan, sejak Rabu (23/1) pagi situasi di Sumbawa, NTB telah kondusif seluruhnya. Warga pun telah melakukan aktivitas seperti biasanya.
"Mulai jam 07.00 tadi pagi up date terakhir seluruhnya kondusif, kegiatan masyarakat seperti biasa," ujarnya di Istana Negara, Jakarta, Rabu (23/1).
Timur mengatakan, polisi sudah menangkap 90 warga sipil yang membuat rusuh. Ke-90 orang itupun kini tengah ditindaklanjuti secara hukum.
"90 orang sudah ditangkap, ada yang merusak, penjarahan toko, kemudian kita proses sesuai ketentuan hukum," imbuhnya.
Jelas dia, rusuh Sumbawa motifnya bermula dari isu bahwa ada pembunuhan dan pemerkosaan yang dilakukan oleh salah satu anggota Polri kepada pacarnya.
Padahal, korban meninggal akibat kecelakaan tunggal dan si polisi mengalami luka berat dan kini tengah dirawat di rumah sakit. "Jadi saya minta masyarakat khususnya di wilayah Sumbawa Besar jangan terpancing dengan isu-isu seperti itu," tegasnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
Dalami Nilai Investasi PPT ET, KPK Periksa Dirut PT CEP
HUKUM & HANKAM
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
Polisi Temukan Senjata Tajam di TKP Mahasiswi Unpad Dilindas Motor




