KPUD dan Bappeda Mamteng di Papua Dibakar
Kamis, 31 Januari 2013 | 14:01 WIB
"Sampai saat ini, kita masih terus mencari pelakunya," ungkap Kabag Penum Polri.
Jakarta - Situasi keamanan di tanah Papua terus berfluktuatif. Setelah Kantor KPUD Kabupaten Mamberamo Tengah (Mamteng) di Kobakma dibakar massa pada Rabu (30/1) dini hari, kini giliran Kantor Bappeda setempat yang dibakar massa. Polisi masih menyelidiki apakah kasus ini terkait dengan sengketa pemilihan bupati di sana.
"Sampai saat ini, kita masih terus mencari pelakunya. Beberapa saksi telah dimintai keterangan. Saya masih terus menunggu detail peristiwa itu, dan termasuk motifnya jika pelakunya telah berhasil ditangkap nanti," kata Kabag Penum Polri, Kombes Agus Rianto, di Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK), Jakarta Selatan, Kamis (31/1).
Untungnya, sejauh ini dilaporkan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa pembakaran itu. Diketahui, untuk mencapai Kobakma yang menjadi ibukota Mamteng, dibutuhkan waktu sekitar 25 menit dengan menggunakan pesawat berbadan kecil sejenis Cessna dan Philatus Porter.
Situasi politik di sana memang masih terus menghangat. Terutama terkait akumulasi ketidakpuasan massa salah satu kandidat bupati yang tak terima dengan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) pada Selasa (29/1), yang memenangkan pasangan bupati terpilih Ham Pagawak-Yonas Kenelak (Ham-Yonas).
Untuk diketahui pula, gugatan terhadap hasil Pemilukada Mamteng Tahun 2012 ini diajukan oleh dua pasangan calon dan pasangan bakal calon. Mereka adalah pasangan calon Eremen Yogosam-Leonard Doga dan pasangan Demi Wanimbo-Naftali Karoba yang dinyatakan tidak lolos karena tidak memenuhi persyaratan.
Sementara itu, pada Selasa (29/1) lalu, juga digelar Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Wagub) Papua. Enam kandidat pasangan calon Gubernur dan Wagub Papua bertarung memperebutkan kursi nomor satu di Papua. Mereka adalah pasangan nomor urut 1 Noakh Nawipa-Johanes Wob, nomor 2 Menase Robert Kambu-Blasius Adolf Pakage, nomor 3 Lukas Enembe-Klemen Tinal, nomor 4 Wellington Wenda-Weynand Watori, nomor 5 Alex Hesegem-Marthen Kayoi, serta pasangan nomor urut 6 Habel Melkias Suwae-Yop Kogoya.
Jakarta - Situasi keamanan di tanah Papua terus berfluktuatif. Setelah Kantor KPUD Kabupaten Mamberamo Tengah (Mamteng) di Kobakma dibakar massa pada Rabu (30/1) dini hari, kini giliran Kantor Bappeda setempat yang dibakar massa. Polisi masih menyelidiki apakah kasus ini terkait dengan sengketa pemilihan bupati di sana.
"Sampai saat ini, kita masih terus mencari pelakunya. Beberapa saksi telah dimintai keterangan. Saya masih terus menunggu detail peristiwa itu, dan termasuk motifnya jika pelakunya telah berhasil ditangkap nanti," kata Kabag Penum Polri, Kombes Agus Rianto, di Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK), Jakarta Selatan, Kamis (31/1).
Untungnya, sejauh ini dilaporkan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa pembakaran itu. Diketahui, untuk mencapai Kobakma yang menjadi ibukota Mamteng, dibutuhkan waktu sekitar 25 menit dengan menggunakan pesawat berbadan kecil sejenis Cessna dan Philatus Porter.
Situasi politik di sana memang masih terus menghangat. Terutama terkait akumulasi ketidakpuasan massa salah satu kandidat bupati yang tak terima dengan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) pada Selasa (29/1), yang memenangkan pasangan bupati terpilih Ham Pagawak-Yonas Kenelak (Ham-Yonas).
Untuk diketahui pula, gugatan terhadap hasil Pemilukada Mamteng Tahun 2012 ini diajukan oleh dua pasangan calon dan pasangan bakal calon. Mereka adalah pasangan calon Eremen Yogosam-Leonard Doga dan pasangan Demi Wanimbo-Naftali Karoba yang dinyatakan tidak lolos karena tidak memenuhi persyaratan.
Sementara itu, pada Selasa (29/1) lalu, juga digelar Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Wagub) Papua. Enam kandidat pasangan calon Gubernur dan Wagub Papua bertarung memperebutkan kursi nomor satu di Papua. Mereka adalah pasangan nomor urut 1 Noakh Nawipa-Johanes Wob, nomor 2 Menase Robert Kambu-Blasius Adolf Pakage, nomor 3 Lukas Enembe-Klemen Tinal, nomor 4 Wellington Wenda-Weynand Watori, nomor 5 Alex Hesegem-Marthen Kayoi, serta pasangan nomor urut 6 Habel Melkias Suwae-Yop Kogoya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
Dalami Nilai Investasi PPT ET, KPK Periksa Dirut PT CEP
HUKUM & HANKAM
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
Polisi Temukan Senjata Tajam di TKP Mahasiswi Unpad Dilindas Motor




