ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Puluhan Ibu Perwiritan Gerebek Arena Judi Ketangkasan di Asahan

Jumat, 23 Juni 2023 | 08:37 WIB
PS
MF
Penulis: Panji Satrio | Editor: DIN
Puluhan ibu-ibu perwiritan di Desa Sei Silau Timur, Kecamatan Batu Pane, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara menggerebek sebuah rumah yang digunakan sebagai arena perjudian ketangkasan, Kamis, 22 Juni 2023.
Puluhan ibu-ibu perwiritan di Desa Sei Silau Timur, Kecamatan Batu Pane, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara menggerebek sebuah rumah yang digunakan sebagai arena perjudian ketangkasan, Kamis, 22 Juni 2023. (Beritasatu.com/Panji Satrio)

Asahan, Beritasatu.com - Puluhan ibu-ibu perwiritan di Desa Sei Silau Timur, Kecamatan Batu Pane, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara menggerebek sebuah rumah yang digunakan sebagai arena perjudian ketangkasan jenis godok-godok atau yang lebih dikenal sebagai judi tembak ikan pada hari Kamis (22/6/2023) siang. Setidaknya lima unit mesin judi ketangkasan jenis tembak ikan berhasil diangkut oleh warga ke Mapolres Asahan.

Sambil membawa peralatan seadanya, ibu-ibu perwiritan dari Desa Sei Silau Timur, Kecamatan Batu Pane dengan paksa membuka kunci rumah yang di dalamnya terdapat mesin judi ketangkasan jenis tembak ikan. Mereka membawa paksa mesin judi tersebut keluar untuk diangkut dan diserahkan kepada pihak kepolisian.

Bahkan, ibu-ibu ini yang sangat kesal dengan aktivitas perjudian tersebut berusaha merusak mesin judi sebelum diserahkan kepada pihak kepolisian.

ADVERTISEMENT

Salah satu warga bernama Yani menyebutkan bahwa penggerebekan lokasi tembak ikan ini dilakukan karena sangat meresahkan dengan aktivitas perjudian tersebut. Menurutnya, sejak adanya arena perjudian di Desa Sei Silau Timur, Kecamatan Batu Pane, telah berdampak besar terhadap ekonomi para ibu-ibu. Kehadiran judi tersebut menghabiskan penghasilan suami-suami mereka.

Ironisnya, anak-anak juga terpengaruh dengan aktivitas perjudian tersebut. Kehadiran perjudian menyebabkan anak-anak sekolah tidak membayar uang sekolah yang seharusnya digunakan untuk itu, melainkan habis dimainkan dalam permainan judi. "Kami para istri dan para ibu merasa sangat resah. Uang habis di tempat itu (arena judi), suami berhutang sana-sini hanya untuk bermain judi godok-godok (tembak ikan)," kata Yani.

Sementara itu, Kepala Desa Sei Silau Timur, Wartiman, membenarkan bahwa aksi penggerebekan dilakukan oleh ibu-ibu perwiritan karena adanya keresahan masyarakat terkait aktivitas perjudian ketangkasan jenis tembak ikan. Ibu-ibu perwiritan tersebut mengambil tindakan sendiri.

"Memang benar saya mengetahui aksi ibu-ibu tadi untuk mengangkat judi godok-godok yang kebetulan saya sedang berada di kantor dan mendapatkan informasi bahwa ibu-ibu perwiritan sudah berkumpul untuk menghancurkan mesin judi godok-godok (tembak ikan)," ujar Wartiman pada Kamis (22/6/2023) sore.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon