Uniknya Rasa Jenang Belimbing Wuluh di Banyuwangi
Sabtu, 15 Juli 2023 | 16:09 WIB
Banyuwangi, Beritasatu.com - Belimbing wuluh atau belimbing sayur sering kali dijadikan campuran bahan masakan atau campuran ramuan herbal saja. Namun siapa sangka buah dengan memiliki rasa yang sangat masam dan banyak mengandung air ini, di tangan Dewi Setiyowati, warga Kecamatan Singojuruh, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, justru dijadikan kudapan yang cukup unik, yakni dodol atau jenang belimbing wuluh.
Inovasi itu bermula saat Dewi dan ibunya melihat buah belimbing wuluh di belakang rumahnya rontok dan terbuang sia-sia. Kemudian ia pun berinisiatif mengolah belimbing wuluh jadi kudapan lezat.
"Awalnya saya dan ibu melihat pohon belimbing wuluh milik kami berbuah sangat lebat dan sering rontok terbuang sia-sia, karena melihat mubazir tidak bermanfaat, dari situ kami pun mencoba mengolah belimbing wuluh itu menjadi jenang," kata Dewi.
Ia juga mengungkapkan, untuk membuat jenang dari belimbing wuluh ini tidaklah muadah, dirinya beserta keluarga, sudah banyak melakukan percobaan untuk membuat formulasi yang tepat dan bisa disukai oleh semua orang.
"Kami membuat jenang ini sudah gagal kurang lebih 5 kali. Mulai dari rasa yang terlalu kuat, tekstur yang alot hingga serat dari Belimbing yang mengganggu, namun setelah beberapa kali gagal kami mampu mengembangkan formula sehingga jenang kami disukai banyak orang," ungkapnya.
Sementara untuk proses membuatnya, Dewi membeberkan, mulanya belimbing wuluh diiris melintang agar serat dari Belimbing terpotong. Potongan belimbing tadi dicuci hingga bersih. Langkah berikutnya, Belimbing yang telah bersih dikukus selama beberapa waktu.
Selesai dikukus, hingga sedikit menguning. Belimbing diperas untuk mengurangi kadar air. Selama memeras belimbing, akan menghemat waktu, dibarengkan dengan memasak santan kelapa hingga kadar minyak kelapa keluar.
Baru setelahnya, bahan-bahan jenang dimasukkan termasuk belimbing yang sudah diperas tadi. Untuk menambah gurih dan harum, vanili bisa menjadi bumbu opsional yang bisa dimasukkan.
Kemudian disangrai selama 2 jam hingga jenang menggumpal. Langkah akhir, jenang siap dibungkus dan disantap. Segar, legit, asam, rasa tersebut seakan bikin nagih. Itulah yang akan dirasakan saat gigitan pertama dari kudapan jenang belimbing wuluh. Dengan tektur cuwy, seperti kebanyakan jenang, seakan memberikan sensasi mengunyah yang lebih lembut dalam mulut.
"Untuk itu, kami menggunakan kompor tungku kayu agar api yang dihasilkan cukup besar dan proses mengaduk jenang lebih efektif," bebernya.
Namun, jika ingin menikmati kudapan lezat ini, harus memesannya terlebih dahulu."Sayangnya untuk proses produksi kami masih terkendala bahan baku yang cukup langka, sehingga ada baiknya calon pembeli memesan terlebih dahulu," pungkas Dewi.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Dalami Nilai Investasi PPT ET, KPK Periksa Dirut PT CEP
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Polisi Temukan Senjata Tajam di TKP Mahasiswi Unpad Dilindas Motor




