ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Protes Polusi Limbah Sawit Ratusan Warga Demo PT Multi Agro Sumatera Jaya

Minggu, 27 Agustus 2023 | 03:17 WIB
PS
MF
Penulis: Panji Satrio | Editor: DIN
Ratusan masyarakat Desa Pulo Dogom melakukan aksi unjuk rasa di depan pabrik minyak kelapa sawit PT Multi Argo Sumatera Jaya, pada Sabtu, 26 Agustus 2023.
Ratusan masyarakat Desa Pulo Dogom melakukan aksi unjuk rasa di depan pabrik minyak kelapa sawit PT Multi Argo Sumatera Jaya, pada Sabtu, 26 Agustus 2023. (Beritasatu.com/Panji Satrio)

Labuhan Batu Utara, Beritasatu.com - Ratusan masyarakat Desa Pulo Dogom, Kecamatan Kuala Hulu, Kabupaten Labuhan Batu Utara, Sumatera Utara melakukan aksi unjuk rasa di depan pabrik minyak kelapa sawit PT Multi Argo Sumatera Jaya, pada Sabtu (26/8/2023). Aksi unjuk rasa ini meruapakan bentuk protes masyarakat yang resah dengan limbah dari pabrik minyak kelapa sawit tersebut.

Pantauan awak media, dengan membawa sejumlah poster dan alat pengeras suara, ratusan masyarakat Desa Pulo Dogom datang ke pabrik minyak kelapa sawit untuk melakukan aksi unjuk rasa. Para pengunjuk rasa pun terlihat mencoba memaksa masuk ke dalam pabrik.

Dalam orasinya, masyarakat meminta pabrik minyak kelapa sawit PT Multi Argo Sumatera Jaya menghentikan tungku bakaran janjangan kosong kelapa sawit. Masyarakat menilai, tungku bakaran janjangan kosong kelapa sawit milik PT Multi Argo Sumatera Jaya ini mengakibatkan pencemaran udara dan sangat berbahaya serta berdampak ke masyarakat.

ADVERTISEMENT

"Kami dari masyarakat Desa Pulo Dogom, khususnya Dusun Huta Gudang pada saat ini kami menggelar aksi damai yang mana kami menolak dioperasikannya tungku bakaran jajanan kosong kepala sawit. Karena dengan dioperasikannya ini abu dari asap tersebut turun menyelimuti pemukiman warga sehingga masyarakat resah," kata Rojali Panjaitan, warga Desa Pulo Dogom.

Rojali menyebut, selain pencemaran udara, pabrik minyak kelapa sawit PT Multi Argo Sumatera Jaya juga diduga mengeluarkan limbah cair yang dibuang di aliran sungai Aek Kanopati hingga membuat ikan mati yang ada di sungai mati.

"Selain itu, lain lagi bau yang menyengat, kemudian bising. Dan kemudian ada limbah terakhir yang dibuang ke anak sungai Kanopati, Labuhanbatu Utara, itu 1 meter di kanan kiri jalan paret itu sudah tidak ada lagi tumbuh-tumbuhan bahkan anak ikan pun sudah tidak ada lagi," ujarnya.

Aksi unjuk rasa masyarakat Desa Pulo Dogom ini dijaga ketat oleh puluhan personel Kepolisian Resort Labuhan Batu Utara. Setelah satu jam melakukan orasi, akhirnya perwakilan perusahaan pabrik minyak kelapa sawit milik PT Multi Argo Sumatera Jaya pun menemui masyarakat dan menampung aspirasi dari masyarakat.

Pihak perwakilan perusahaan pun berjanji akan menyampaikan keluhan warga kepada pimpinan perusahaan. Seusai mendengarkan pernyataan dan janji dari perwakilan perusahan pabrik minyak kelapa sawit milik PT Multi Agro Sumatera, ratusan warga pengunjuk rasa pun membubarkan diri secara tertib.



Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Perbaiki Kualitas Udara, Transportasi Perkotaan Perlu Ditransformasi

Perbaiki Kualitas Udara, Transportasi Perkotaan Perlu Ditransformasi

NUSANTARA

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon