Catatan Akhir Tahun, Pj Gubernur Sultra Telah Fokus pada 5 Kebijakan Prioritas
Minggu, 31 Desember 2023 | 09:46 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Penjabat (Pj) Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Komjen Pol (P) Andap Budhi Revianto mengatakan, pihaknya telah fokus pada 5 kebijakan prioritas.
Andap membeberkan 5 kebijakan tersebut sebagai catatan akhir tahun 2023 sekaligus laporan pertanggungjawaban kepada publik selama mengemban amanah sebagai Pj Gubernur Sultra sejak 5 September 2023 lalu.
"Saya mendapatkan tugas sebagai Pj Gubernur Sultra selama 117 hari di tahun 2023. Waktu tugas singkat di tahun 2023, saya fokuskan pada beberapa langkah strategi, setidaknya ada 5 kebijakan prioritas," ujar Andap kepada wartawan, Sabtu (30/12/2023).
Pertama, kata Andap, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sultra menjalankan sejumlah program di bidang sandang, pangan dan papan, seperti perbaikan rumah tidak layak huni (rutilahu), masing-masing 43 unit di seluruh kabupaten dan kota, serta gerakan pangan murah secara serentak di seluruh kabupaten dan kota.
Kedua, tutur Andap, Pemprov Sultra juga fokus pada pendidikan dan kebudayaan dengan menjalankan sejumlah program, di antaranya penyaluran Program Indonesia Pintar bagi 49.058 siswa SMA/SMK/SLB di 17 Kab/Kota, serta pemberian beasiswa bagi 167 mahasiswa berprestasi di Universitas Halu Oleo, Universitas 19 November, dan IAIN Kendari.
"Di bidang kesra kedua ini, kami juga menggelar festival kebudayaan Wakatobi Waves pada 2 sampai 6 November 2023 di Kabupaten Wakatobi. Kemudian, Sultra Tenun Karnaval pada 2 Desember sampai 3 Desember 2023 di Kota Kendari," jelas Andap.
Ketiga, fokus pada bidang kesehatan, pekerjaan dan jaminan sosial dengan menjalankan sejumlah program seperti peningkatan layanan puskesmas menuju badan layanan umum daerah (BLUD) di Kabupaten Konawe Kepulauan, penyaluran peralatan kewirausahaan bagi 54 kelompok UMKM di Kabupaten Konawe, serta penyaluran iuran BPJS Ketenagakerjaan bagi 10.000 masyarakat pekerja rentan dan pekerja miskin ekstrem di Kota Kendari.
Keempat, fokus pada bidang kehidupan sosial, perlindungan hukum dan HAM dengan menjalankan sejumlah program, seperti pemberian bantuan langsung tunai (BLT) bagi 3.900 orang lanjut usia di 9 kabupaten dan kota, dengan total anggaran Rp 3,9 miliar, penyaluran dana hibah bagi 29 pengurus masjid di Kabupaten Wakatobi, serta pembentukan Gugus Tugas Daerah Bisnis dan HAM tahun 2023 di Provinsi Sultra.
"Pada bidang kesra kelima, yakni infrastruktur dan lingkungan hidup, kami juga telah melaksanakan sejumlah program, di antaranya, soft launching pemanfaatan Jalan Kembar Kali Kadia-Jalan Z A Sugianto-Jalan H E A Mokodompit, serta penyaluran 18 unit bak amrol atau bak sampah di Kota Kendari dan Kabupaten Konawe Selatan," urai dia.
Lebih lanjut, Andap menilai, tahun 2024 menjadi tantangan bagi Pemprov Sultra untuk makin nyata memperjuangkan terwujudnya kesejahteraan rakyat. Menurut dia, perjuangan itu membutuhkan tiga syarat mutlak, yakni penegakan hukum, kesadaran pejabat publik sebagai pelayan publik yang memiliki disiplin dan tanggung jawab, serta gelaran pesta demokrasi 2024.
"Kami akan menjamin netralitas ASN di pemilu presiden dan legislatif, serta pilkada. Saya berharap, perjuangan kita di tahun 2024 lebih terarah dan terukur. Fokus skala prioritas pada terwujudnya kesejahteraan rakyat Sultra," tegas Andap.
Lebih lanjut, Andap mengatakan semua pencapaian dan semua rencana yang dirumuskan tidak mungkin terwujud tanpa dukungan Forkopimda dan seluruh elemen masyarakat. Karena itu, dia menyampaikan, permohonan maaf atas segala kekurangan.
"Selamat tinggal 2023 ikhlaskan semua yang terjadi, semua yang terjadi di tahun 2023 jadi bekal songsong 2024. Selamat datang 2024 bersiap dengan jiwa pengabdian! Sultra: bangkit, maju, dan sejahtera," pungkas Andap.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Mengejutkan! 200.000 Anak Indonesia Terjerat Judi Online
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Mengejutkan! 200.000 Anak Indonesia Terjerat Judi Online




