ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Anggota Panwaslu Distrik Potowaiburu Mimika Hilang Misterius Sejak 11 Februari

Sabtu, 24 Februari 2024 | 15:04 WIB
SP
DM
Penulis: Sevianto Pakiding | Editor: DM
Oktovianus Dogopia, keluarga anggota Panwaslu Distrik Potowaiburu, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Daud Kudiai, yang hilang misterius sejak 11 Februari 2024.
Oktovianus Dogopia, keluarga anggota Panwaslu Distrik Potowaiburu, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Daud Kudiai, yang hilang misterius sejak 11 Februari 2024. (Beritasatu.com/Sevianto Pakiding)

Timika, Beritasatu.com - Anggota panitia pengawas pemilu (Panwaslu) Distrik Potowaiburu, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Daud Kudiai, hingga kini belum ditemukan setelah hilang misterius sejak 11 Februari 2024.

Daud Kudiai dilaporkan hilang saat berlangsung rapat persiapan pemilu di Kantor Distrik Potowaiburu pada 11 Februari malam. Daud ketika itu tiba-tiba ke luar dari rapat dan berlari ke arah hutan.

"Pada saat rapat malam hari itu, dia ke luar dan sampai saat ini belum ditemukan," kata keluarga Daud Kudiai, Oktovianus Dogopia, di Timika, Sabtu (24/2/2024).

ADVERTISEMENT

Oktovianus Dogopia bersama keluarga lainnya telah menemui para komisioner Bawaslu Mimika untuk meminta tanggung jawab atas hilangnya anggota keluarga mereka.

"Kami kesal seolah-olah pemerintah dan penyelenggara pemilu KPU terutama Bawaslu tidak peduli. Keluarga melepaskan anak ini terlibat dalam tugas negara dalam kondisi sehat. Tidak ada kekurangan," tutur Oktovianus.

Dia menekankan, pemerintah daerah terutama Bawaslu dan KPU benar-benar harus bertanggung jawab terhadap seluruh petugas penyelenggara pemilu, termasuk Daud Kudiai. Apalagi, Daud hilang saat menjalankan tugas negara.

"Masa logistik pemilu yang hilang ributnya sampai di Jakarta, tetapi ini manusia yang hilang kok tidak ada suara sama sekali," kata Oktovianus kesal.

Keluarga Daud minta KPU dan Bawaslu menghentikan seluruh proses rekapitulasi perolehan suara Pemilu 2024 di distrik Potowaiburu sebelum Daud Kudiai ditemukan.

"Selama belum ditemukan, tidak boleh ada aktivitas pemilu. Itu tuntutan keluarga. Kami berikan waktu sampai hari Selasa 27 Februari 2024. Jadi hari Rabu sudah harus ditemukan," ujar Oktovianus.

Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Timika telah melakukan pencarian di sekitar lokasi Daud dilaporkan hilang. Tim SAR menemukan jejak manusia dan bekas makanan di sekitar hutan Potowaiburu, tetapi keberadaan Daud belum juga ditemukan.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon