Kandang Dipasangi CCTV, Sapi Kurban Presiden Diberi Perlakuan Khusus
Selasa, 20 Mei 2025 | 10:22 WIB
Polewali Mandar, Beritasatu.com - Sapi kurban bantuan masyarakat (banmas) Presiden Prabowo yang dibeli dari peternak di Desa Kebunsari, Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat (Sulbar), mulai dijaga ketat oleh pemilik.
Sapi dengan bobot 834 kilogram ini selain pintu kandang yang dipasangi gembok, pemiliknya juga memasang tiga CCTV di setiap sudut.
Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan sekaligus untuk memantau aktivitas di sekeliling kandang. Selain memasang CCTV, pemilik juga secara rutin menjaga kandang pada malam hari dan bahkan telah menyiapkan pos ronda untuk memastikan keamanan sapi hingga menjelang hari raya Iduladha.
Sapi jenis Limosin ini diberi nama Ciko oleh pemiliknya untuk mendapatkan hasil yang terbaik sapi ini diberi pakan khusus selama tiga kali sehari, yakni rumput segar dicampur dedak dan batang pisang.
Selain itu, pemilik sapi juga memberikan perawatan khusus terhadap sapi ini. Mulai dari kebersihan kandang, kebersihan fisik sapi, mulai dari bagian mulut, kaki, mata, dan bagian tubuh lainnya. Pemilik sapi juga rutin untuk memandikannya sebanyak dua kali pada pagi dan sore hari.
Sapi jenis Limosin dengan bobot 830 kilogram tersebut rencananya akan dijual kepada tim dari Sekretariat Presiden dengan harga yang telah disepakati sebesar Rp 97 juta.
Pemilik sapi, Ahmad, mengaku bangga sapinya bisa dibeli oleh Presiden Prabowo. Dia tidak pernah terpikir jika sapinya itu akan dibeli oleh orang nomor satu di Indonesia
"Upaya saya untuk menjaga sapi ini saya pasang CCTV dan ronda tiap malam. Saya asapi juga supaya tidak digigit nyamuk, saya sudah pasang CCTV 2, rencananya mau pasang tiga untuk mengantisipasi kalau ada pihak-pihak lain yang tidak bertanggung jawab," kata Ahmad, kepada wartawan, Selasa (20/5/2025).
Menurutnya, untuk menjaga sapinya agar tetap sehat ia memberikan perawatan khusus seperti, mandi dua kali sehari, makan tiga kali sehari, pemberian vitamin dan vaksin tiga bulan sekali.
"Selain saya beri rumput, batang pisang, saya juga beri pakan hijau yang ada di sekitar rumah, saya kasih rumput yang segar," ungkapnya.
Ahmad mengaku sudah dua kali sapi peliharannya ini terpilih dan dibeli sekretariat presiden saat Iduladha. "Awalnya sapi hendak dijual ke presiden dengan harga Rp 100 juta tetapi nego harga dan deal Rp 97 juta," jelasnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Mengejutkan! 200.000 Anak Indonesia Terjerat Judi Online
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Mengejutkan! 200.000 Anak Indonesia Terjerat Judi Online




