Sapi Kurban Gubernur Jateng Ahmad Luthfi Diarak Keliling Kampung
Senin, 26 Mei 2025 | 10:04 WIB
Boyolali, Beritasatu.com – Marmin (60), seorang peternak sapi asal Mojosongo, Boyolali, Jawa Tengah, tak bisa menyembunyikan kebahagiaannya setelah dua ekor sapi miliknya dibeli oleh Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, dan saudara dari Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi), untuk hewan kurban.
Keunikan terjadi setelah penjualan tersebut, Marmin langsung menggelar syukuran bersama para tetangganya dengan tradisi bancakan atau makan bersama di teras rumahnya. Usai syukuran, ia melakukan perpisahan dengan sapinya dengan cara mengelilingi kampung.
Marmin mengungkapkan, dirinya memiliki tiga ekor sapi, dan dua di antaranya laku terjual. Sapi bernama Gatotkaca terjual seharga Rp 120 juta kepada Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, sedangkan sapi bernama Kresna dibeli oleh saudara Presiden Jokowi seharga Rp 80 juta.
“Yang Gatotkaca dibeli Pak Gubernur Jateng (Ahmad Luthfi), dan Kresna dibeli oleh adiknya Pak Jokowi,” ujar Marmin kepada Beritasatu.com, Senin (26/5/2025).
Menurut Marmin, usia sapi-sapi yang terjual rata-rata 3,5 tahun dengan bobot mencapai 914 kilogram. Ia merawat sapi-sapinya dengan memberi pakan rumput dan komboran setiap pagi dan sore.
“Saya sangat bersyukur kepada Allah Swt karena sapi-sapi saya sehat dan bisa laku untuk kurban,” ungkapnya.
Sementara itu, salah satu warga setempat bernama Umi mengatakan dirinya turut bahagia atas penjualan sapi milik Marmin. Menurutnya, Marmin selalu mengajak warga untuk makan bersama setiap kali sapinya laku terjual.
“Saya ikut merasakan kebahagiaan karena sapi milik Mbah Marmin laku terjual. Beliau selalu mengadakan syukuran kalau sapinya dibeli untuk kurban,” ujar Umi.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Mengejutkan! 200.000 Anak Indonesia Terjerat Judi Online
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
1
B-FILES
Libur Kenaikan Isa Almasih, Penumpang Bandara Soetta Capai 131.000




