ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Mahakam Ulu Dilanda Bencana Kekeringan, Harga Beras Tembus Rp 1 Juta

Sabtu, 2 Agustus 2025 | 22:01 WIB
FA
SM
Penulis: Fuad Iqbal Abdullah | Editor: SMR
Warga mengangkut logistik ke perahu di Sungai Mahakam, Mahakam Ulu, Kalimantan Timur yang debit airnya menurun drastis akibat kekeringan.
Warga mengangkut logistik ke perahu di Sungai Mahakam, Mahakam Ulu, Kalimantan Timur yang debit airnya menurun drastis akibat kekeringan. (Beritasatu.com/Fuad Iqbal Abdullah)

Mahakam Ulu, Beritasatu.com – Kabupaten Mahakam Ulu, Kalimantan Timur dilanda bencana kekeringan lebih dari sepekan terakhir. Debit air Sungai Mahakam semakin dangkal. Ribuan warga kini terisolasi hingga kesulitan mendapatkan pasokan beras dan logistik lainnya untuk keperluan sehari-hari.

Ratusan warga di Mahakam Ulu harus berebut beras yang dipasok oleh salah satu kapal yang berhasil bersandar di dermaga. Hal itu lantaran stok beras di sana semakin menipis dan langka. Bahkan, harga beras saat ini naik hingga dua kali lipat dari biasanya.

Harga beras di sejumlah kecamatan di Mahakam Ulu bahkan mencapai hingga Rp 1 juta per karung ukuran 25 kilogram. Meroketnya harga beras dan sembako disebabkan bencana kekeringan.

ADVERTISEMENT

Debit air Sungai Mahakam semakin menurun akibat kekeringan, sehingga menyebabkan pendangkalan. Kondisi ini membuat sebagian besar kapal angkut logistik tak bisa melintas.

Padahal, jalur Sungai Mahakam merupakan salah satu akses tercepat bagi masyarakat di Mahakam Ulu untuk mendapatkan pasokan beras dan sembako dari Kabupaten Kutai Barat.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur sudah mengirimkan bantuan berupa 680 ton beras dan sembako untuk membantu ribuan warga terdampak bencana kekeringan di Mahakam Ulu.

“Sudah dikirimkan ke sana bantuan sembako kurang lebih 680 ton untuk saudara-saudara kita,” kata Gubernur Kaltim Rudi Mas’ud kepada Beritasatu.com di Balikpapan, Sabtu (2/8/2025).

Kendati Pemprov Kaltim telah mengirimkan bantuan, namun distribusi dari Gudang Bulog di Kota Samarinda menuju ke Mahakam Ulu membutuhkan waktu lama. Pasalnya, distribusi bantuan hanya bisa dilakukan dengan kapal kecil. Sedangkan kapal besar tak bisa melintas akibat dangkalnya Sungai Mahakam imbas kekeringan.

Sementara akses jalan darat dari Kutai Barat menuju Mahakam Ulu hingga kini masih sulit dilalui kendaraan. 

Pemprov Kaltim telah meminta Balai Jalan Nasional untuk segera menuntaskan perbaikan jalan menuju Mahakam Ulu agar distribusi logistik lebih mudah.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Pemekaran 3 Kecamatan Mahakam Ulu Tunggu Izin Mendagri

Pemekaran 3 Kecamatan Mahakam Ulu Tunggu Izin Mendagri

NUSANTARA

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon