ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Hutan Parigi Moutong Terbakar, Medan Terjal Jadi Kendala

Senin, 2 Februari 2026 | 08:40 WIB
P
S
Penulis: Priyatno | Editor: JTO
Ilustrasi api
Ilustrasi api (Pexels/Pixabay)

Parigi, Beritasatu.com - Kebakaran hutan membuat geger warga Desa Avolua, Kecamatan Parigi Utara, Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, Minggu (1/2/2026) malam. Api melahap hutan dan semak seluas 20 hektare. 

Api pertama kali terlihat sekitar pukul 15.00 Wita. Warga menduga sumber api berasal dari kebun milik warga yang terbakar, lalu merembet cepat karena cuaca panas dan angin kencang.

Kapolsubsektor Parigi Utara Ipda Andri J Terok memimpin langsung petugas ke lokasi sekitar pukul 19.30 Wita. Namun, upaya pemadaman tidak mudah. Lokasi berada di pegunungan dengan medan terjal dan minim sumber air.

ADVERTISEMENT

“Medannya berat dan air sangat terbatas. Ini jadi kendala utama pemadaman,” kata Andri.

Sekitar 20 warga sudah berusaha memadamkan api dengan alat seadanya, seperti tangki semprot. Sayangnya, hingga pukul 21.00 Wita, api masih belum bisa dijinakkan sepenuhnya.

Polisi menduga kebakaran dipicu aktivitas pembersihan kebun kelapa dan semak kering. Kondisi lahan yang kering membuat api cepat membesar dan sulit dikendalikan.

Meski begitu, polisi belum menyimpulkan penyebab pasti. Penyelidikan masih dilakukan dengan mengumpulkan keterangan saksi di lokasi kejadian.

“Kami mengimbau warga agar tidak membakar lahan dengan alasan apa pun. Sangat berbahaya dan bisa merugikan banyak pihak,” tegas Andri.

Andri mengatakan, hingga Senin (2/2/2026) pukul 08.00 Wita situasi terpantau aman. Namun, asap masih terlihat di kawasan pegunungan Desa Avolua, Kecamatan Parigi Utara, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah.

“Perkembangan situasi kebakaran hutan dan lahan akan kami laporkan secara berkala,” ujarnya.

Polisi juga mewaspadai potensi kebakaran susulan karena masih banyak lahan kering di wilayah Parigi Utara. "Patroli akan ditingkatkan untuk mencegah kejadian serupa," pungkasnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon