Laksanakan Arahan Prabowo, Wamendag Benahi Pasar Tradisional
Senin, 9 Februari 2026 | 19:20 WIB
Jakarta, Beritasatu.com – Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo Subianto dengan memperkuat program Gerakan Nasional Membersihkan Pasar Nusantara (Gernas Mapan) agar semakin aktif dan konsisten diterapkan di pasar rakyat.
Menurut Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti, Gernas Mapan merupakan program Kementerian Perdagangan yang telah berjalan.
"Arahan Presiden menjadi penguatan sekaligus dorongan agar implementasi gerakan ini semakin masif, berkelanjutan, dan dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat," ujarnya dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Senin (9/2/2026).
Arahan tersebut disampaikan Presiden saat Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah 2026 pada pekan lalu.
Dalam arahannya, presiden menekankan pentingnya sinergi pemerintah pusat dan daerah untuk menghadirkan ruang publik yang bersih, tertib, dan nyaman, termasuk pasar rakyat sebagai pusat aktivitas ekonomi masyarakat.
Sebagai tindak lanjut, Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti meninjau langsung kondisi kebersihan di Pasar Cisalak, Kota Depok, Jawa Barat, sekaligus memantau harga dan ketersediaan bahan pokok menjelang Ramadan 2026.
"Arahan Presiden Prabowo pada Rakornas 2026 menjadi penguat bagi kami untuk mengaktifkan kembali dan memperluas Gernas Mapan ini agar lebih konsisten diterapkan di pasar rakyat. Pemerintah diminta hadir langsung, memastikan pasar bukan hanya ramai aktivitas ekonomi, tetapi juga bersih dan nyaman," ujarnya saat kunjungan tersebut.
Ia menjelaskan pasar rakyat merupakan salah satu sumber timbulan sampah terbesar di Indonesia.
Berdasarkan data Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional Kementerian Lingkungan Hidup 2024, pasar rakyat menjadi penyumbang sampah terbesar kedua secara nasional dengan kontribusi 5,4 juta ton atau 16,68% dari total timbulan sampah per tahun.
"Di Pasar Cisalak ini, kita melihat sampah yang dihasilkan setiap hari cukup banyak. Tanpa pengelolaan yang baik, tentu berdampak pada kebersihan, kesehatan, dan kenyamanan pasar. Karena itu, kami ingin Gernas Mapan dijalankan lebih aktif, bukan hanya sebagai kegiatan sesaat, tetapi menjadi kebiasaan bersama," jelasnya.
Kementerian Perdagangan akan mendorong seluruh pemangku kepentingan pasar, mulai dari pengelola, pedagang, pembeli, hingga masyarakat sekitar, untuk bergotong royong menjaga kebersihan pasar, melakukan pemilahan sampah organik dan anorganik, serta mengurangi penggunaan plastik sekali pakai.
"Pasar yang bersih akan membuat orang betah berbelanja. Ini bukan hanya soal lingkungan, tetapi juga berdampak langsung pada perputaran ekonomi dan penghasilan pedagang. Karena itu, Gernas Mapan harus menjadi gerakan bersama yang terus hidup di pasar rakyat," kata Roro.
Kementerian Perdagangan berharap penguatan Gernas Mapan dapat menjadi contoh dan direplikasi di pasar rakyat lainnya di seluruh Indonesia, sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto menghadirkan kebijakan yang berdampak langsung bagi kenyamanan dan kesejahteraan masyarakat.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Revitalisasi Alun-alun Kota Serang Ditargetkan Rampung Desember 2026




