Banjir Luapan Sungai Meureudu di Pidie Jaya mulai Surut
Minggu, 15 Februari 2026 | 18:27 WIB
Meureudu, Beritasatu.com – BPBD Kabupaten Pidie Jaya menyatakan banjir akibat meluapnya Krueng (Sungai) Meureudu di Kabupaten Pidie Jaya, Provinsi Aceh, mulai berangsur surut.
Pelaksana Harian Kepala BPBD Pidie Jaya, Okta Handipa, mengatakan banjir luapan terjadi pada Sabtu (14/2/2026) malam setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah hulu sungai.
“Banjir luapan terjadi pada Sabtu malam dan kini sudah berangsur surut,” ujar Okta saat dihubungi dari Banda Aceh, dikutip dari Antara, Minggu (15/2/2026).
Menurutnya, meluapnya Krueng Meureudu dipicu curah hujan tinggi di bagian hulu. Selain itu, tanggul yang sebelumnya sempat diperbaiki kembali jebol sehingga memperparah kondisi.
Krueng Meureudu sebelumnya juga meluap saat bencana hidrometeorologi melanda Kabupaten Pidie Jaya pada akhir November 2025. Saat itu, sejumlah wilayah terdampak banjir dan lumpur.
“Selain curah hujan tinggi, ada tanggul yang kembali jebol. Tanggul tersebut sebelumnya ditutup setelah rusak pada bencana akhir November 2025, namun kini jebol lagi dan menyebabkan banjir,” katanya.
Sejumlah Desa Terdampak
Beberapa desa di Daerah Aliran Sungai (DAS) Krueng Meureudu terdampak banjir dengan ketinggian air sempat mencapai 1,5 meter. Saat ini, genangan air tersisa beberapa sentimeter di sejumlah lokasi.
Desa yang terdampak antara lain Gampong Blang Awe, Seunong, Pante Beureune, Dayah Usien, dan Beringin. Wilayah tersebut juga termasuk daerah yang terdampak bencana hidrometeorologi pada akhir November 2025.
Berbeda dengan kejadian sebelumnya, banjir kali ini hanya berupa luapan air dan tidak disertai lumpur seperti banjir bandang yang terjadi pada akhir 2025.
Okta memastikan tidak ada tambahan warga yang mengungsi akibat banjir terbaru ini. Sebagian warga di sepanjang DAS Krueng Meureudu masih berada di lokasi pengungsian sejak bencana sebelumnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Pendakian Gunung Gede Pangrango Dibuka Lagi pada 13 April 2026




