Pesawat Angkut Pelita Air yang Jatuh Jalankan Misi BBM Satu Harga
Kamis, 19 Februari 2026 | 15:42 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Pelita Air mengonfirmasi pesawat pengangkut bahan bakar minyak (BBM) jatuh di wilayah Kecamatan Krayan Timur, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, Kamis (19/2/2026). Pesawat itu disebut baru menyelesaikan misi pengantaran BBM ke wilayah Long Bawan, Krayan.
Corporate Secretary PT Pelita Air Service, Patria Rhamadonna menyebut pesawat itu melayani misi pengantaran BBM Satu Harga ke wilayah perbatasan. Setelah selesai mengantarkan BBM ke wilayah Krayan, pesawat bermaksud kembali ke landasan udara di Tarakan.
"Pesawat tersebut merupakan armada khusus yang melayani misi pengantaran BBM Satu Harga ke wilayah perbatasan. Pada saat pemantauan terakhir, pesawat baru saja menyelesaikan misi distribusi ke Long Bawan dan sedang dalam rute kembali menuju Bandara Juwata, Tarakan," ujar Patria.
Ia juga menyampaikan kejadian jatuhnya armada carter Pelita Air tersebut masih dalam proses investigasi. Hingga saat ini, pihak perusahaan juga terus berkoordinasi dengan otoritas terkait.
Pesawat yang jatuh berjenis Air Tractor AT-802 dengan hanya diawaki satu orang pilot tanpa penumpang. Sang pilot dikabarkan meninggal dunia akibat kecelakaan penerbangan ini.
"Penerbangan tersebut merupakan layanan kargo pengangkut bahan bakar yang diawaki oleh satu orang pilot, tanpa awak kabin maupun penumpang, dengan jenis pesawat yang digunakan yaitu Air Tractor AT-802 dengan registrasi PK-PAA," ucap Patria.
Hingga kini, proses investigasi atas jatuhnya pesawat Pelita Air di Krayan Timur masih berlangsung. Pihak perusahaan menyatakan akan terus memberikan informasi terbaru sesuai perkembangan resmi dari hasil penyelidikan.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Jet AS Rontok di Iran, Ini Daftar Peristiwa yang Memalukan Amerika




