Kemenhub Ungkap Kronologi Pesawat Kargo BBM Pelita Air Jatuh di Krayan
Kamis, 19 Februari 2026 | 16:43 WIB
Jakarta, Beritasatu.com – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengungkap detik-detik jatuhnya pesawat pengangkut bahan bakar minyak (BBM) di Krayan Timur, Nunukan, Kalimantan Utara, Kamis (19/2/2026). Akibat kejadian itu, pilot yang menjadi awak tunggal dalam penerbangan ini diduga meninggal dunia.
Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Lukman F. Laisa, menyebut pesawat tersebut dioperasikan oleh Pelita Air Service dan digunakan khusus untuk pengangkutan BBM ke daerah terpencil.
Pesawat yang mengalami kecelakaan berjenis Air Tractor AT-802 dengan registrasi PK-PAA, tahun pembuatan 2013, nomor seri 802-0494. Penerbangan tersebut menempuh rute Long Bawan menuju Tarakan dengan membawa muatan BBM Pertamina.
"Pesawat berangkat dari Bandar Udara Long Bawan pada pukul 04.10 UTC (12.10 Wita) menuju Bandar Udara Tarakan dengan membawa muatan BBM Pertamina dengan estimasi waktu kedatangan di Tarakan pada pukul 05.15 UTC (13.15 Wita),” ucap Lukman.
Sebelum kecelakaan terjadi, pilot sempat melakukan komunikasi dengan petugas Air Traffic Controller (ATC) Tarakan. Namun beberapa menit kemudian, ATC menerima sinyal darurat dari pesawat tersebut.
"Pilot menyampaikan kepada petugas ATC Tarakan waktu perkiraan pesawat Abeam Malinau pada pukul 04.24 UTC (12.24 Wita), namun pada pukul 04.20 UTC (12.20 Wita), diterima sinyal Emergency Locator Transmitter (ELT) dari pesawat tersebut," katanya.
Berdasarkan informasi yang diterima oleh Kemenhub pada pukul 15.16 Wita, pilot atas nama Capt Hendrick Lodewyck Adam dinyatakan meninggal dunia.
Corporate Secretary PT Pelita Air Service, Patria Rhamadonna, menyampaikan bahwa kejadian jatuhnya armada carter Pelita Air tersebut masih dalam proses investigasi. Hingga saat ini, pihak perusahaan juga terus berkoordinasi dengan otoritas terkait.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Piala Dunia 2026: 2 Gol Undav Bawa Jerman Comeback Lawan Pantai Gading




