914 Huntara Bener Meriah Ditargetkan Terisi Pekan Ini
Sabtu, 21 Februari 2026 | 18:08 WIB
Simpang Tiga Redelong, Beritasatu.com- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bener Meriah menargetkan seluruh hunian sementara (huntara) bagi penyintas bencana segera terisi dalam pekan ini. Sekretaris Daerah Bener Meriah Riswandika Putra menyebutkan saat ini tersedia 914 unit huntara yang tersebar di 35 titik.
"Hari ini dari 914 huntara yang kami bangun, ini sudah hampir 70% diisi oleh pengungsi. Harapannya memang dalam Minggu ini seluruh pengungsi wajib masuk huntara. Kami terus mendorong vendor untuk lebih cepat menyiapkan huntara,” kata Riswandika dikutip dari Antara, Sabtu (21/2/2026).
Ia menegaskan pemerintah daerah terus mendorong pihak penyedia agar mempercepat penyelesaian unit yang tersisa sehingga seluruh penyintas dapat segera menempati hunian sementara.
Riswandika menjelaskan, huntara yang dibangun terdiri dari dua tipe, yakni bantuan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana dan dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.
Sebelumnya, pemerintah kabupaten telah menyerahkan 226 unit huntara kepada keluarga yang rumahnya rusak berat atau hilang akibat bencana.
Tak hanya menyediakan tempat tinggal sementara, pemerintah bersama Kementerian Sosial dan BNPB juga menyalurkan berbagai bantuan pendukung. Para penghuni mendapatkan jaminan hidup sebesar Rp 15.000 per orang per hari selama tiga bulan.
Selain itu, tersedia bantuan pemberdayaan ekonomi senilai Rp 5 juta per kepala keluarga, bantuan pangan berupa 10 kilogram beras per bulan, serta dana Rp 3 juta per keluarga untuk melengkapi kebutuhan rumah tangga di huntara.
Perlengkapan dasar seperti kompor, matras, dan selimut juga disediakan guna memastikan kebutuhan mendasar para penyintas tetap terpenuhi selama masa pemulihan.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Jerman vs Pantai Gading: Duel Hidup Mati Penguasa Grup E




