Hutama Karya Tanam 17.000 Pohon di Tol Trans Sumatera
Selasa, 12 Mei 2026 | 17:46 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Hutama Karya menanam 17.000 pohon di seluruh ruas Jalan Tol Trans-Sumatera (JTTS) yang dikelola dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-65 bertema “The New Horizon” sekaligus momentum Hari Bumi 22 April 2026. Program ini menjadi kick-off penanaman 17.000 pohon dari 18 jenis tanaman di 11 ruas tol JTTS sepanjang tahun 2026. Jenis pohon yang ditanam pun disesuaikan dengan kondisi tanah dan karakter wilayah masing-masing.
Langkah yang dilakukan Hutama Karya ini sejalan dengan arahan Kementerian Lingkungan Hidup pada 2025 yang mengajak seluruh pengelola jalan tol di Indonesia untuk menghijaukan koridor jalan tol sekaligus mengendalikan emisi. Sebagai pengelola JTTS, Hutama Karya menjadikan penghijauan sebagai bagian penting dari pengelolaan infrastruktur berkelanjutan.
“Di usia ke-65, Hutama Karya ingin menunjukkan bahwa pembangunan infrastruktur dan tanggung jawab lingkungan bukan hal yang bertentangan, tema “The New Horizon” bagi kami salah satu wujudnya adalah komitmen nyata terhadap penghijauan di koridor JTTS,” ujar Iwan Hermawan, Direktur Operasi III Hutama Karya melalui keterangan resmi, Selasa (12/5/2026).
Program penghijauan di rest area dan Ruang Milik Jalan (Rumija) JTTS sebenarnya telah dilakukan Hutama Karya secara bertahap sejak beberapa tahun terakhir, seiring beroperasinya ruas-ruas tol baru di Sumatra.
“Hingga saat ini, sekitar 98.000 pohon telah tumbuh di sepanjang koridor JTTS. Pohon yang ditanam dipilih berdasarkan kesesuaian dengan ekologi kawasan setempat, dan berfungsi tidak hanya sebagai penghijauan tetapi juga untuk menjaga kualitas udara, meredam kebisingan, mencegah erosi tanah, serta meningkatkan kenyamanan pengguna jalan,” tambah Iwan.
Penanaman pohon dilaksanakan serentak di seluruh ruas JTTS yang dikelola Hutama Karya. Sementara seremoni utama digelar di Rest Area KM 41 Jalur B Tol Binjai-Langsa dengan penanaman pohon oleh Direktur Operasi III Hutama Karya Iwan Hermawan bersama jajaran manajemen dan panitia HUT HK lainnya. Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua Tim Jalan Bebas Hambatan BBPJN Sumut Sriono, Kepala Satuan PJR AKBP Dhery Fajariandono, serta Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Langkat Arie Ramadhany sebagai bentuk dukungan terhadap penghijauan koridor JTTS.
Langkah Awal Mengukur Dampak Lingkungan
Khusus tahun ini, Hutama Karya juga mulai melakukan pengukuran potensi serapan karbon dari vegetasi yang ditanam di koridor JTTS. Dengan menggunakan pendekatan perhitungan berbasis The Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC), sebanyak 17.000 pohon yang ditanam pada 2026 diproyeksikan mampu menyerap sekitar 9.930 ton CO2e secara kumulatif hingga tahun 2050.
“Angka-angka ini belum pernah dipublikasikan sebelumnya dan untuk pertama kalinya, kontribusi ekologis nyata diukur dengan metode sains dapat dibagikan kepada publik, yang penting bagi kami adalah mulai mengukur, apa yang bisa diukur agar dapat dikelola dan ditingkatkan, ini baru awal dan angka ini akan terus bertambah seiring berjalannya operasional JTTS,” imbuh Iwan.
Hutama Karya memandang penghijauan sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari pengelolaan infrastruktur jalan tol. Dengan puluhan ribu pohon yang kini tumbuh di sepanjang Rumija dan rest area, koridor JTTS diharapkan tidak hanya menjadi jalur konektivitas ekonomi di Sumatra, tetapi juga memberikan manfaat ekologis bagi kawasan sekitarnya.
“Ke depan, Hutama Karya akan terus memperluas cakupan penghijauan seiring dengan pertumbuhan jaringan JTTS serta mempublikasikan perkembangan data dampak lingkungan secara berkala sebagai bentuk akuntabilitas kepada publik,” tutup Iwan.
Sebagai tambahan informasi, program Hutama Karya ReGreen merupakan bagian dari rangkaian Hutama Karya Peduli, yakni program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang dirancang untuk menciptakan nilai bersama bagi perusahaan, masyarakat, dan lingkungan. Selain ReGreen, program tersebut juga mencakup Hutama Karya Mengajar, Hutama Karya EduInfra, Hutama Karya WASHInfra, serta Bazaar UMKM. Penanaman pohon lainnya juga dilakukan di ruas tol Pulau Jawa, yakni Tol Akses Tanjung Priok (ATP) dan JORR Seksi S (JORR-S).
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Dalami Nilai Investasi PPT ET, KPK Periksa Dirut PT CEP
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Polisi Temukan Senjata Tajam di TKP Mahasiswi Unpad Dilindas Motor




