"Waiting List" Ferrari di Indonesia hingga 8 Bulan

Jumat, 13 Februari 2015 | 12:27 WIB
FA
B
Penulis: Firda Puri Agustine | Editor: B1
Salah satu pemilik saham Ferrari Nunu Datau, Presdir Mabua Harley DAvidson Djonnie Rahmat, CEO Ferrari Indonesia Arie Christopher berpose di depan Ferrari saat berkunjung ke Redaksi BeritaSatu Media Holdings, Jakarta, 13 Februari 2015.
Salah satu pemilik saham Ferrari Nunu Datau, Presdir Mabua Harley DAvidson Djonnie Rahmat, CEO Ferrari Indonesia Arie Christopher berpose di depan Ferrari saat berkunjung ke Redaksi BeritaSatu Media Holdings, Jakarta, 13 Februari 2015. (BeritaSatu Photo/Defrizal)

Jakarta - Punya uang saja tak cukup memboyong Ferrari ke garasi rumah. Perlu loyalitas dan kesabaran ekstra karena supercar dari Italia ini menjaga eksklusivitas.

Chief Executive Officer PT Surya Sejahtera Otomotif selaku importir resmi Ferrari di Indonesia, Arie Christopher mengungkapkan, peminat Ferrari di tanah air cukup banyak. Namun, mereka harus rela masuk daftar tunggu (waiting list) antara enam hingga delapan bulan.

"Orang beli Ferrari harus antre, enggak bisa langsung dapat hari itu juga sekalipun mereka punya uang. Bahkan, untuk beli limited edition ada persyaratan khusus," kata Arie saat berkunjung ke kantor Beritasatu Media Holdings, Jakarta, Jumat (13/2).

Sampai Februari, sebaran Ferrari di Indonesia mencapai 473 unit dimana 85 persen di antaranya dimiliki oleh mereka yang berdomisili di Jakarta.

"Sekitar 10 persen di Surabaya, dan sisanya di kota-kota lain di Indonesia," ujarnya.

Arie menambahkan, tahun ini pihaknya akan membuka service point di Surabaya untuk memenuhi kebutuhan konsumen yang ada di sana.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon