Gerhana Matahari Hibrida Baru Akan Terlihat Lagi Tahun 2049
Kamis, 20 April 2023 | 16:11 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Gerhana matahari hibrida yang terlihat di Indonesia pada Kamis (20/4/2023) baru akan terlihat kembali 26 tahun mendatang. Hal ini diungkapkan Ketua Pelaksana Planetarium Jakarta, Eko Wahyu Wibowo usai mengikuti kegiatan pemantauan bersama gerhana matahari parsial, di Taman Ismail Marzuki, Jakarta.
"Sebenarnya yang langka bukan gerhana parsialnya, tapi hibridanya. Kalau hibrida ini kebetulan yang melintas di wilayah Indonesia itu terakhir tahun 1807 dan akan terjadi lagi tahun 2049. Gerhana mataharinya sendiri pernah terjadi tahun 2016 dan 2019 untuk parsialnya," jelas Eko, Kamis (20/4/2023).
Untuk menyaksikan gerhana matahari parsial, sebanyak 3.000 pengunjung hadir di Taman Ismail Marzuki sejak pukul 07.00 WIB.
Gerhana matahari hibrida tersebut terlihat cukup jelas, meski kondisi langit Jakarta sempat berawan.
"Kuncinya pengamatan benda langit itu cuaca. Kebetulan sempat mendung, tapi cerah beberapa saat sehingga kita bisa mengamati fenomena ini. Di satu sisi, awan juga menjadi filter alami, sehingga gerhana matahari ini dapat terlihat cukup jelas," kata Eko
Eko juga menjelaskan alasan mengapa tidak semua daerah dapat menyaksikan gerhana matahari hibrida ini secara jelas. Menurutnya selain cuaca, letak geografis juga menentukan intensitas dari penampakan gerhana matahari.
"Sebenarnya ditentukan oleh letak geografis, kebetulan kan lintasannya itu untuk gerhana matahari saat ini Australia sebelah barat, Timor Leste, Papua, Ambon Barat daya. Makanya makin ke barat makin tipis," pungkasnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Dalami Nilai Investasi PPT ET, KPK Periksa Dirut PT CEP
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Polisi Temukan Senjata Tajam di TKP Mahasiswi Unpad Dilindas Motor




