Gemini Kini Bisa Impor Riwayat Chat dari Chatbot AI Lain
Sabtu, 28 Maret 2026 | 11:19 WIB
Jakarta, Beritasatu.com – Google menghadirkan fitur baru pada chatbot andalannya, Gemini, yang memungkinkan pengguna mengimpor riwayat percakapan dari layanan AI lain, seperti diberitakan GSM Arena pada Sabtu (28/3/2026).
Seiring meningkatnya penggunaan chatbot seperti ChatGPT dan Claude, pengguna biasanya memiliki preferensi berbeda. Setiap chatbot juga belajar dari interaksi sebelumnya untuk memberikan jawaban yang lebih relevan dan personal.
Namun, sebelumnya pengguna yang ingin berpindah layanan harus memulai dari awal karena riwayat chat tidak bisa dipindahkan. Kini, Google menghadirkan solusi melalui fitur Import Memory di Gemini.
Dengan fitur ini, pengguna cukup menekan tombol “Import memory in Gemini”, lalu menyalin prompt yang dihasilkan ke chatbot lama. Setelah itu, hasil respons dari chatbot tersebut tinggal disalin kembali ke Gemini untuk diimpor.
Fitur ini memungkinkan Gemini memahami preferensi, kebiasaan, dan konteks pengguna yang sebelumnya tersimpan di chatbot lain. Dengan begitu, jawaban yang diberikan akan tetap relevan dan lebih personal, meski pengguna baru saja berpindah layanan.
Selain metode tersebut, pengguna juga bisa mengunggah riwayat chat dalam bentuk file. Gemini mendukung file ZIP dengan ukuran hingga 5GB untuk proses impor data.
Meski begitu, ada keterbatasan dalam fitur ini. Gemini belum dapat mengimpor project file atau lampiran lain yang mungkin ada dalam percakapan sebelumnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Pendakian Gunung Gede Pangrango Dibuka Lagi pada 13 April 2026




