Bantah Gabung Ferrari, Hamilton Berharap Dapat Kontrak Baru di Mercedes
Jumat, 26 Mei 2023 | 04:27 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Lewis Hamilton membantah telah ditawari kontrak oleh Ferrari. Sebaliknya, juara dunia F1 tujuh kali itu berharap untuk menandatangani kesepakatan baru bersama Mercedes dalam beberapa minggu mendatang.
Masa depan Hamilton bersama tim berjuluk panah perak itu tengah menjadi perbincangan hangat di dunia balap. Pasalnya, kontraknya bersama Mercedes hanya tersisa enam bulan. Dengan nilai kontrak hingga £40 juta per tahun atau sekitar Rp 737 miliar, Hamilton dikabarkan juga ditawari kontrak untuk bergabung dengan tim legendaris F1 Ferrari.
Jelang Grand Prix Monako akhir minggu ini, Ferrari digadang tengah mempersiapkan tawaran untuk mengajak mantan pembalap McLaren itu ke balik kemudi Scuderia. Hal itu dibantah oleh sang pembalap.
"Tidak. Ketika Anda berada dalam negosiasi kontrak, akan selalu ada spekulasi. Anda harus mendengarnya dari saya, itu saja," ucap Hamilton dikutip dari Press Association.
"Tim saya bekerja sama di belakang layar dengan Toto (Wolff, kepala tim Mercedes) dan kami hampir menyelesaikan kontrak. Ini adalah pertama kalinya saya tidak bernegosiasi sendiri. Saya memiliki tim hebat di latar belakang yang melakukan pekerjaan dan saya fokus pada pekerjaan yang ada," tambah Hamilton.
Pembalap berusia 38 tahun itu berharap sudah mendapat kontrak baru bersama Mercedes dalam beberapa minggu ke depan.
"Saya mengatakan apa yang saya inginkan dan itulah yang sedang kami upayakan. Jadi mudah-mudahan dalam beberapa minggu mendatang (sudah ada keputusan)," ungkapnya.
Sementara itu, Ferrari sendiri telah membantah telah menawarkan kontrak kepada pembalap Inggris itu. Tim yang bermarkas di Maranello itu masih mengandalkan duo pembalapnya, Charles Leclerc dan Carlos Sainz yang terikat kontrak hingga akhir musim depan.
"Kami tidak mengirimkan penawaran kepada Lewis. Kami tidak melakukannya, dan kami belum berdiskusi," kata kepala tim Ferrari Fred Vasseur.
Meski demikian, ia mengaku setiap tim tentunya ingin merekrut Hamilton.
"Setiap tim di grid ingin memiliki Hamilton pada satu tahap, dan itu akan menjadi omong kosong jika tidak menginginkannya. Tetapi jika saya berdiskusi dengan Hamilton, itu karena saya telah berdiskusi dengannya selama 20 tahun terakhir. Bukan terkait tawaran kontrak," ucap Vasseur.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Mengejutkan! 200.000 Anak Indonesia Terjerat Judi Online
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Mengejutkan! 200.000 Anak Indonesia Terjerat Judi Online




