ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Ini 10 Pemain Sepak Bola dengan Nilai Pasar Tertinggi di Asia Tenggara, Indonesia Mendominasi

Selasa, 8 Oktober 2024 | 12:26 WIB
AA
AP
Penulis: Ahmad Fauzan Akbar | Editor: ADP
Mees Hilgers
Mees Hilgers (FC Twente/FC Twente)

Jakarta, Beritasatu.com – FIFA Match Day Oktober 2024 segera dimulai. Seluruh negara bersiap menjalani berbagai pertandingan termasuk negara-negara di Asia Tenggara.

Beberapa negara, seperti Timor Leste dan Brunei Darussalam akan mengikuti kualifikasi Piala AFF 2024. Selain itu, Malaysia, Vietnam, Myanmar, dan Kamboja akan menjalani friendly match. Sedangkan Thailand dan Filipina bertanding dalam kejuaraan Kings Cup. 

Dalam persiapan FIFA Match Day Oktober 2024, negara-negara di Asia Tenggara tersebut telah merilis daftar skuad tim nasionalnya. Indonesia menjadi negara nomor satu dengan market value (MV) tertinggi dengan Rp 426 miliar.

Berikut adalah daftar 10 pemain sepak bola dengan nilai pasar tertinggi di Asia Tenggara pada FIFA match day Oktober 2024. 

ADVERTISEMENT

1. Mees Hilgers
Posisi pertama dipegang oleh Mees Hilgers. Pemain ini baru saja resmi menjadi warga negara Indonesia setelah mengambil sumpah WNI pada 30 September 2024. Pemain berusia 23 tahun dengan tinggi 185 cm ini biasa bermain sebagai bek tengah. 

Market value pertama yang ia dapatkan sekitar Rp 3,4 miliar pada 2021 dan terus meningkat sampai pada Rp 122 miliar atau setara dengan MV skuad timnas Vietnam pada 2024.

2. Thom Haye
Posisi kedua yaitu Thom Haye dari Indonesia. Pemain yang dijuluki The Professor ini biasa main di posisi gelandang bertahan. Karier Thom Haye dimulai saat bergabung ke akademi AFC Amsterdam di Belanda. Saat ini Thom Haye bergabung dengan Almere City.

Market value Thom Haye selama kariernya mengalami naik turun, MV pertama yang didapatkannya yaitu pada 2013 ketika bergabung dengan AZ Alkmaar dengan MV  Rp 2,5 miliar. Market value Thom Haye terus meningkat ketika bergabung dengan Heerenveen pada 2022 dari Rp 12 miliar menjadi Rp 52 miliar.

3. Jay Idzes
Posisi ketiga yaitu Jay Idzes dari Indonesia. Pemain yang biasa dikenal dengan sebutan Bang Jay oleh suporter Indonesia saat ini bermain di klub Serie A Italia yaitu Venezia. 

Bang Jay memulai kariernya di akademi Mifano Jeugd pada 2009 lalu pindah ke akademi PSV Youth hingga 2014. Performa Bang Jay terus meningkat dan dipercaya sebagai pemain utama di Venezia, terbukti ia berhasil mengantarkan Venezia untuk promosi dari Serie B ke Serie A.

Market value Bang Jay ketika bergabung dengan FC Eindhoven sebesar Rp 4,2 miliar pada 2019.  Saat ini, MV Bang Jay mencapai Rp 43 miliar.

4. Calvin Verdonk
Posisi keempat yaitu Calvin Verdonk dari Indonesia. Ia adalah pemain naturalisasi yang memiliki darah keturunan Indonesia dari sang ayah yang berasal dari Aceh. Pemain berusia 27 tahun dengan tinggi 174 cm ini bermain di posisi utamanya yaitu bek kiri.

Market value Calvin Verdonk selama berkarier mengalami naik turun, pertama kali ia mendapat MV ketika bergabung dengan Feyenoord U19 Sebesar Rp 850 juta rupiah. Saat MV Calvin Verdonk mencapai Rp 43 miliar bersama NEC Nijmegen.

5. Maarten Paes
Posisi kelima yaitu Maarten Paes dari Indonesia. Ia adalah pemain naturalisasi yang baru saja bergabung karena sebelumnya mengalami kendala perpindahan federasi. Pemain berusia 26 tahun dengan tinggi 192 cm ini bermain sebagai penjaga gawang. 

Maarten Paes memulai perjalanan sepakbolanya ketika bergabung dengan akademi VV Union pada 2012 dan NEC Nijmegen Youth pada 2015 di Belanda. Saat ini Maarten Paes bergabung ke FC Dallas di Amerika Serikat sebagai pemain pinjaman dan akhirnya direkrut menjadi pemain utama pada 2022.

Market value Maarten Paes selama berkarier mengalami pasang surut, ia pertama kali mendapatkan MV ketika bergabung ke klub utama NEC Nijmegen sebesar Rp 850 juta. Saat ini Maarten Paes bersama klubnya yaitu FC Dallas memiliki MV sekitar 26 miliar rupiah.

6. Sandy Walsh
Posisi keenam yaitu Sandy Walsh dari Indonesia. Pemain berusia 29 tahun ini memiliki tinggi 185 cm dan bermain di posisi bek kanan.

Sandy Walsh memulai karier sepakbolanya di Belgia, karena ia lahir disana meskipun sebelum di naturalisasi ia berkewarganegaraan Belanda. Sandy Walsh bermain sepakbola ketika ia masuk akademi Tempo Overijse, RSC Anderlecht, dan KRC Genk. 

Market value Sandy Walsh mengalami naik turun, MV pertama yang didapatkannya ketika bersama KRC Genk pada 2012 sebesar Rp 1,7 miliar. Saat ini MV Sandy Walsh bersama KV Mechelen sebesar Rp 23 miliar.

7. Supachai Chaided
Posisi ketujuh yaitu Supachai Chaided dari Thailand. Pemain berusia 25 tahun dengan tinggi 185 cm ini bermain di posisi utamanya yaitu penyerang tengah. 

Supachai Chaided memulai perjalanan sepakbolanya saat ia masuk ke akademi Santiparp FC Pattani di Thailand pada 2012 dan Patumkongka School pada 2014. Kemudian, pada 2016 ia masuk ke dalam skuad utama Patumkongka dan bergabung ke Super Power FC sebagai pemain free transfer di tahun yang sama. 

Selanjutnya, Supachai Chaided pindah ke Buriram United pada 2017 dan kontraknya akan berakhir pada musim 2026. Market Value Supachai Chaided berjalan mulus dengan kenaikan drastis saat ini bersama Buriram United dengan harga Rp 21 miliar.

8. Chanathip Songkrasin
Posisi kedelapan yaitu Chanathip Songkrasin dari Thailand. Pemain berusia 31 tahun dengan tinggi 158 cm ini bermain di posisi utamanya yaitu gelandang serang.

Chanathip Songkrasin memulai karier sepakbolanya ketika dirinya bergabung dengan akademi Sampranwittaya School pada 2005.

Market Value Chanathip Songkrasin mengalami naik turun, pertama kali ia mendapatkan MV saat bergabung dengan BEC Tero Sasana pada 2015 sebesar Rp 5,1 miliar. Saat ini market value-nya  mencapai Rp 17 miliar.

9. Gerrit Holtmann
Posisi kesembilan yaitu Gerrit Holtmann dari Filipina. Ia adalah pemain naturalisasi dari Filipina yang bermain di Bundesliga. Pemain berusia 29 tahun dengan tinggi 185 cm ini bermain di posisi utamanya yaitu sayap kiri.

Gerrit Holtmann memulai perjalanan sepakbolanya saat bergabung dengan akademi di Jerman yaitu FC Sparta Bremerhaven. Market value Gerrit Holtmann mengalami pasang surut, saat ini MV dirinya mengalami penurunan dengan MV sekitar Rp 17 miliar.

10. Supachok Sarachat
Posisi terakhir ada Supachok Sarachat dari Thailand. Pemain berusia 26 tahun dengan tinggi 169 cm ini biasa bermain di posisi utama gelandang serang.

Supachok Sarachat memulai karier sepakbolanya ketika bergabung dengan akademi Buriram United pada 2011 dan 2014. Market value Supachok Sarachat mengalami naik dan turun. Saat ini MV dirinya sebesar Rp 16 miliar.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Iran Ancam Sita Aset Bintang Sepak Bola Sardar Azmoun

Iran Ancam Sita Aset Bintang Sepak Bola Sardar Azmoun

SPORT
Sembuhkan Cedera Hamstring, Cristiano Ronaldo Tinggalkan Arab Saudi

Sembuhkan Cedera Hamstring, Cristiano Ronaldo Tinggalkan Arab Saudi

SPORT
Monaco Hancurkan PSG di Parc des Princes

Monaco Hancurkan PSG di Parc des Princes

SPORT
Liga Champions: Bodo/Glimt Kembali Bikin Kejutan, Inter Jadi Korban

Liga Champions: Bodo/Glimt Kembali Bikin Kejutan, Inter Jadi Korban

SPORT
Bafana Bafana Pilih Pachuca sebagai Markas Piala Dunia

Bafana Bafana Pilih Pachuca sebagai Markas Piala Dunia

SPORT
Ligue 1: Tanpa Pelatih, Rennes Tumbangkan PSG

Ligue 1: Tanpa Pelatih, Rennes Tumbangkan PSG

SPORT

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT