5 Fakta Mengerikan Barcelona Seusai Juara La Liga!
Jumat, 16 Mei 2025 | 09:45 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Barcelona memastikan diri sebagai juara La Liga musim 2024/2025 setelah mengalahkan Espanyol 2-0 pada pekan ke-36 di Stadion RCDE, Jumat (16/5/2025) dini hari WIB.
Kemenangan tersebut membuat Barcelona juara La Liga musim ini dengan koleksi 85 poin, unggul tujuh angka dari rival abadi mereka, Real Madrid. Gol kemenangan Blaugrana dicetak oleh Lamine Yamal di menit ke-53 dan Fermin Lopez pada masa injury time.
Selain menegaskan dominasi Barcelona di kompetisi domestik, gelar ini juga memunculkan berbagai fakta menarik sekaligus "mengerikan" bagi para pesaingnya. Berikut beberapa fakta yang mencuri perhatian setelah Barcelona merengkuh gelar liga musim ini.
Fakta-fakta Barcelona Juara La Liga
1. Hegemoni baru: Dominasi di era modern
Meskipun Real Madrid masih menjadi pemilik gelar La Liga terbanyak dengan 36 trofi, Barcelona terus mendekat dengan koleksi 28 gelar setelah musim ini.
Yang lebih mencolok, sejak pergantian abad atau tahun 2000, Barcelona justru lebih unggul. Mereka telah mengoleksi 12 gelar juara dibandingkan sembilan milik Real Madrid dalam periode yang sama.
Statistik ini mengukuhkan dominasi Blaugrana di era sepak bola modern. Jika tren ini berlanjut, bukan mustahil Barcelona bisa menyamai atau bahkan melampaui torehan gelar Madrid dalam beberapa dekade ke depan.
2. Lamine Yamal ukir sejarah sebelum 18 tahun
Salah satu fakta mencengangkan setelah Barcelona juara La Liga adalah pencapaian sang wonderkid, Lamine Yamal.
Pemain berusia 17 tahun itu menjadi satu-satunya pesepakbola dalam sejarah yang mampu menjuarai La Liga dua kali sebelum genap berusia 18 tahun.
Musim ini, ia mencetak gol penting di laga penentuan juara, dan dua tahun sebelumnya, ia sudah menjadi bagian dari skuad juara musim 2022/2023 saat masih berusia 15 tahun. Sebuah pencapaian yang bahkan sulit ditandingi oleh para legenda klub.
3. Treble domestik di musim perdana Hansi Flick
Kedatangan Hansi Flick sebagai pelatih ternyata menjadi keputusan tepat. Di musim pertamanya, ia langsung mempersembahkan tiga gelar domestik untuk Barcelona: La Liga, Copa del Rey, dan Piala Super Spanyol.
Barcelona juara La Liga dan Copa del Rey dalam satu musim untuk keenam kalinya dalam sejarah klub. Total, mereka telah mencatatkan 12 kali "double winner" sepanjang sejarah. Gelar ini juga membuat Flick masuk jajaran pelatih elite yang mampu meraih treble domestik di musim debutnya bersama klub baru.
4. Catatan menggigit: Empat kali kalahkan Madrid
Musim ini benar-benar menjadi mimpi buruk bagi Real Madrid. Barcelona mencatat empat kemenangan atas musuh bebuyutannya tersebut di berbagai ajang, dua kali di La Liga, sekali di final Copa del Rey, dan sekali di final Piala Super Spanyol.
Dominasi ini menunjukkan bahwa Barcelona tidak hanya unggul secara kolektif, tetapi juga mental dalam pertandingan besar. Ini juga menegaskan hegemoni baru Blaugrana atas Real Madrid, yang selama ini dikenal sebagai penguasa El Clasico.
5. Barcelona terus perlebar jarak di Copa del Rey
Fakta lain yang tak kalah mengejutkan adalah keberhasilan Barcelona mempertahankan status sebagai tim tersukses di ajang Copa del Rey. Dengan total 32 gelar, mereka unggul jauh atas Real Betis (24 gelar) dan Real Madrid (20 gelar).
Koleksi ini semakin menunjukkan bahwa Barcelona bukan hanya sekadar kuat di liga, tetapi juga konsisten di turnamen piala domestik. Dalam satu musim, mereka berhasil menyapu bersih semua gelar bergengsi di Spanyol.
Kemenangan atas Espanyol bukan hanya memastikan Barcelona juara La Liga musim 2024/2025, tetapi juga membuka lembaran dominasi baru dalam sejarah sepak bola Spanyol. Dengan skuad muda penuh talenta seperti Lamine Yamal dan pelatih berpengalaman seperti Hansi Flick, Barcelona tampaknya siap untuk terus mendikte arah sepak bola Spanyol dalam beberapa tahun ke depan.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
1
B-FILES
Libur Kenaikan Isa Almasih, Penumpang Bandara Soetta Capai 131.000




