Real Madrid Masih Cari Penyerang Sayap Klasik untuk Musim Baru
Kamis, 17 Juli 2025 | 20:25 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Real Madrid tampaknya telah menyelesaikan sebagian besar aktivitas transfer mereka pada musim panas ini, tetapi pihak internal klub masih merasa ada posisi yang belum sepenuhnya terisi. Setelah Alvaro Carreras diperkenalkan pekan ini dan kedatangan Franco Mastantuono dipastikan, total belanja Los Blancos musim panas ini mencapai € 183 juta (Rp 3,5 triliun).
Di Valdebebas, perdebatan terus berlanjut soal perlunya tambahan satu gelandang tengah baru. Pelatih Xabi Alonso secara pribadi meyakini hal tersebut perlu diwujudkan. Selain itu, opsi mendatangkan bek tengah baru juga dipertimbangkan, mengingat performa Antonio Rudiger, Raul Asencio, Eder Militao, dan David Alaba belum sepenuhnya memberikan rasa aman.
Namun, satu posisi lain yang juga dianggap masih kurang adalah lini depan, khususnya sosok penyerang sayap yang mampu membuka lebar permainan.
Kekurangan Penyerang Bertipe Melebar
Meski memiliki banyak opsi di lini serang seperti Vinicius Junior, Kylian Mbappe, Rodrygo Goes, Endrick Felipe, dan Gonzalo Garcia Torres, serta Arda Guler, Brahim Diaz, dan Mastantuono yang bisa bermain di trio penyerang, tim pemandu bakat Madrid melihat masih ada kebutuhan khusus.
Menurut laporan ESPN, tim scouting Los Blancos merasa bahwa skuat saat ini kekurangan penyerang sayap bertipe klasik, yakni pemain yang menjaga posisi melebar dekat garis tepi lapangan untuk memberi ruang dan meregangkan pertahanan lawan.
Tipe pemain seperti ini dinilai akan sangat cocok dengan pendekatan taktik Alonso. Kepala Pemandu Bakat Real Madrid, Juni Calafat, menjadi salah satu dari empat figur utama dalam pengambilan keputusan transfer klub, dan ia juga mendukung pencarian pemain dengan karakteristik tersebut.
Pilihan Terbatas
Mayoritas pemain depan Real Madrid saat ini cenderung masuk ke tengah atau bermain secara sentral. Selama beberapa musim terakhir, peran melebar justru lebih sering diisi oleh para bek sayap.
Dani Carvajal kerap naik membantu serangan dari sisi kanan, sedangkan Alvaro Carreras yang baru direkrut memberikan ancaman ofensif dari sisi kiri. Fran Garcia sempat menunjukkan kemampuan tersebut pada Piala Dunia Antarklub, meski ia kesulitan saat menghadapi ruang sempit.
Dengan minimnya opsi pemain yang secara alami menjaga lebar permainan, kebutuhan akan penyerang sayap murni menjadi semakin mendesak di mata manajemen Real Madrid.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Jet AS Rontok di Iran, Ini Daftar Peristiwa yang Memalukan Amerika




