Piala Kemerdekaan Sukses, Bobby Siap Gelar Laga Internasional Lagi
Selasa, 19 Agustus 2025 | 09:39 WIB
Deliserdang, Beritasatu.com — Laga penutup Piala Kemerdekaan 2025 di Stadion Utama Sumut berakhir sukses besar dengan jumlah penonton hampir memenuhi kapasitas stadion. Keberhasilan ini menambah keyakinan Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Bobby Nasution, untuk menggelar pertandingan sepak bola internasional berikutnya.
Pada laga sebelumnya, saat Timnas U-17 menghadapi Uzbekistan (15/8/2025), lebih dari 21.000 penonton hadir. Sementara di laga penutup, seluruh tiket terjual habis sehingga sekitar 22.000 kursi Stadion Utama Sumut terisi penuh.
“Kami sangat berterima kasih kepada PSSI yang telah memberikan kepercayaan kepada Sumut dan masyarakat Sumut. Mudah-mudahan tidak ada kesalahan krusial, sehingga kami percaya diri siap menggelar pertandingan internasional di tahun-tahun berikutnya,” kata Bobby Nasution seusai laga penutup di Stadion Utama Sumut, Deliserdang, Senin (18/8/2025) malam.
Di laga terakhir, Indonesia harus mengakui keunggulan Mali. Garuda Muda kalah 1-2 setelah ditekan sepanjang pertandingan. Gol timnas U-17 dicetak oleh Fadly Alberto menjelang akhir babak pertama.
Bobby Nasution juga mengapresiasi partisipasi masyarakat Sumut. “Saya berterima kasih kepada seluruh masyarakat yang sudah meramaikan event ini. Partisipasinya luar biasa, semua berjalan aman, kompak memberikan dukungan kepada timnas. Kalah menang itu biasa, tetapi saya bangga kita bisa menjaga sportivitas,” ujarnya.
Ketua Umum PSSI Erick Thohir menyatakan optimistis Sumut bisa menjadi kandang Timnas. Menurutnya, ada tiga faktor penilaian yakni fasilitas, keseriusan pemerintah daerah, serta antusiasme penonton, dan Sumut memenuhi semuanya.
“Kami di PSSI bangga dan optimistis bahwa Sumatera Utara bisa menjadi kandang timnas,” kata Erick Thohir.
Dari sisi penonton, Erick menilai Sumut unggul dibanding daerah lain. Bahkan jumlah penonton laga terakhir Piala Kemerdekaan 2025 melampaui laga Piala Dunia U-17 2023 antara Indonesia dan Panama di Stadion Gelora Bung Tomo.
“Dalam dua laga terakhir, Timnas bermain disaksikan hampir 22.000 penonton. Untuk level U-17 internasional, belum ada daerah lain yang bisa sepadat Sumut. Ini luar biasa,” ucap Erick.
Salah satu penonton, Dani, mengaku terkesan dengan suasana pertandingan. “Luar biasa atmosfernya, lihat interaksi suporter, nyanyi bareng, bikin merinding. Ini masih U-17, bayangkan kalau senior, pasti lebih dahsyat. Sayangnya banyak kawanku yang tak kebagian tiket,” katanya.
Dengan kekalahan di laga terakhir, Indonesia gagal menjadi juara Piala Kemerdekaan 2025. Garuda Muda harus puas di posisi kedua dengan lima poin. Mali keluar sebagai juara dengan poin sempurna (9), Tajikistan berada di peringkat ketiga (2 poin), dan Uzbekistan di posisi terakhir (1 poin).
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Dalami Nilai Investasi PPT ET, KPK Periksa Dirut PT CEP
Arjuna, Sapi Berbobot 1,18 Ton Asal Palembang Jadi Kurban Prabowo
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Polisi Temukan Senjata Tajam di TKP Mahasiswi Unpad Dilindas Motor




