Mourinho Tak Ingin Perang dengan Suporter Porto
Selasa, 23 September 2025 | 07:52 WIB
Porto, Beritasatu.com - Jose Mourinho bergerak cepat meredakan ketegangan dengan penggemar FC Porto setelah pernyataan saat peresmiannya sebagai pelatih Benfica memicu kontroversi.
Pelatih berusia 62 tahun itu pernah memulai karier kepelatihannya di klub Lisbon tersebut pada 2000. Ia menegaskan kepulangannya kali ini bukan untuk menyulut perang dengan Porto atau Sporting.
“Saya datang ke Benfica bukan untuk membuat Porto kecewa. Saya datang untuk menikmati kesempatan melatih kembali klub dengan ambisi juara di level tertinggi,” ujar Mourinho dikutip dari Tribal Football, Selasa (23/9/2025).
Berlabuhnya Mourinho di Benfica membuat suporter Porto, klub yang pernah dibawanya meraih gelar juara Liga Champions 2003/2004 meradang. Apalagi saat diperkenalkan sebagai pelatih Benfica, Mourinho seakan mengecilkan FC Porto.
“Ketika saya mengatakan Benfica adalah salah satu klub terbesar di dunia, bukan berarti Porto bukan klub besar. Jika ditanya apakah Porto adalah klub raksasa, saya akan menjawab ya. FC Porto adalah bagian penting dari sejarah saya, dan saya juga bagian penting dalam sejarah FC Porto,” tambahnya.
Benfica kini tengah bersiap menghadapi laga lanjutan Liga Portugal. Semua sorotan tertuju pada pertandingan panas melawan Porto pada 5 Oktober 2025, yang diprediksi akan berlangsung sengit mengingat rivalitas klasik antara kedua klub.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Jet AS Rontok di Iran, Ini Daftar Peristiwa yang Memalukan Amerika




