Profil Aitana Bonmati, Pewaris DNA Sepak Bola Barcelona
Selasa, 23 September 2025 | 08:20 WIB
Jakarta, Beritasatu.com – Pemain Barcelona, Aitana Bonmatí, sukses mempertahankan Ballon d'Or kategori wanita 2025. Ia menorehkan hat trick kemenangan tiga tahun beruntun pada Senin (22/9/2025). Pada 2023, mantan bintang Barcelona Xavi Hernandez menyebut Bonmati mewarisi DNA sepak bola Barcelona yang khas.
Aitana Bonmati menyamai catatan legenda sepak bola Michel Platini dan Lionel Messi yang menggapai hat trick Ballon d’Or.
“Ketiga kalinya berturut-turut di sini dan saya masih tidak percaya,” ujar Aitana Bonmatí.
Gelandang tim wanita Barcelona tersebut lahir pada 18 Januari 1998 di Vilanova i la Geltrú, ibu kota comarca Garraf, Katalonia. Ia merupakan putri pasangan Vicent Conca i Ferrús dan Rosa Bonmatí Guidonet, dan dibesarkan di Sant Pere de Ribes.
Kedua orang tuanya berprofesi sebagai guru bahasa serta sastra Katalan. Sejak kecil, Aitana Bonmati sudah akrab dengan budaya membaca yang ditanamkan keluarganya. Meski sempat menekuni basket, pada usia 7 tahun ia lebih memilih sepak bola setelah rutin bermain di halaman sekolah.
Ayahnya menggambarkan Bonmatí kecil sebagai pribadi kompetitif dan perfeksionis. Ia khawatir putrinya tidak menikmati permainan karena terlalu menuntut dirinya sendiri. Bonmati pernah mengakui, dia tidak pernah puas dengan apa yang dia lakukan karena selalu ingin lebih.
Dari sisi akademis, Bonmatí menempuh pendidikan di Universitas Ramon Llull jurusan ilmu aktivitas fisik dan olahraga, dan lulus pada 2021. Setahun kemudian, ia melanjutkan program magister manajemen olahraga pada Johan Cruyff Institute.
Bonmatí merupakan penggemar FC Barcelona sejak kecil. Ia sering menonton pertandingan tim putra Barcelona di sebuah bar lokal di Ribes. Setelah bermain pada tim putra lokal, pada usia 13 tahun ia resmi bergabung dengan akademi putri Barcelona. Saat itu, akademi belum memiliki fasilitas asrama sehingga ia harus menempuh perjalanan 2 jam menggunakan transportasi umum bersama ayahnya. Sang ayah tidak dapat mengemudikan mobil. Kondisi makin berat karena sang ibu menderita fibromyalgia dan kelelahan kronis.
Idolanya adalah Xavi Hernandez dan Andrés Iniesta. Hubungannya dengan Xavi kemudian makin dekat. Xavi pun menyebut Bonmati mewarisi DNA sepak bola Barcelona. “Saya berutang segalanya kepada Barcelona, klub dalam hidup saya,” tambahnya.
Di luar lapangan, Bonmati, yang fasih berbahasa Katalan, Spanyol, dan juga Inggris ini, menerapkan pola makan fleksitarian berbasis nabati serta disiplin menjaga kualitas istirahat.
BACA JUGA
Ousmane Dembele Menangi Ballon d'Or
Sejak usia 13 tahun, ia sudah rutin berkonsultasi dengan psikolog demi menjaga kesehatan mental. Ia juga menyukai kegiatan traveling untuk melepas penat. Perjalanan ke Vietnam disebutnya memiliki dampak besar dalam hidupnya.
Pada 2023, ia bekerja sama dengan organisasi Plataforma per la Llengua untuk mengkampanyekan pengakuan bahasa Katalan sebagai bahasa resmi Uni Eropa. Ia juga aktif mendukung badan PBB untuk pengungsi (UNHCR).
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Revitalisasi Alun-alun Kota Serang Ditargetkan Rampung Desember 2026




