Bezzecchi: Hanya Jurnalis yang Memprediksi Saya Bisa Tampil di Podium
Minggu, 19 Oktober 2025 | 20:37 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Pembalap Aprilia, Marco Bezzecchi, mengakui dirinya tidak pernah menyangka bisa finis di podium pada MotoGP Australia, mengingat ia harus menjalani dua hukuman long lap penalty.
Pembalap tim pabrikan Aprilia itu dijatuhi dua penalti long lap setelah menyebabkan tabrakan dengan juara dunia bertahan Marc Marquez pada MotoGP Indonesia. Hukuman tersebut menjadi pukulan besar bagi peluangnya untuk meraih kemenangan, terutama setelah Bezzecchi tampil dominan pada balapan sprint pada Sabtu (18/20/2025) dan memulai balapan utama dari posisi kedua di Phillip Island.
Bezzecchi sempat memimpin pada awal balapan, lalu menjalani penalti pada lap kelima dan ketujuh dari total 27 lap, sebelum kembali ke lintasan pada posisi keenam. Ia kemudian berhasil menembus posisi ketiga, meski mengakui tidak bisa berjuang lebih jauh karena tekanan keras di awal balapan membuat ban belakangnya cepat habis.
“Rasanya menyenangkan, tetapi juga sangat berat karena, sejujurnya, saya tidak pernah berpikir bisa menang. Hanya para jurnalis yang berpikir begitu. Saya bahkan tidak mengira bisa naik podium,” ujar Bezzecchi.
“Jadi, terus terang, saya hanya mencoba secepat mungkin saat menjalani penalti pertama agar tidak kembali ke tengah rombongan. Strategi saya berjalan baik dan sebenarnya itu strategi tim, bukan saya sendiri," tambahnya.
Bezzecchi menuturkan, setelah penalti kedua, dia hanya berada pada posisi keenam, dan itu sudah lebih baik dari perkiraan. Namun, karena sudah terlalu memaksa di awal, dia tidak bisa menekan ban lebih jauh lagi. Kalau dipaksakan, dirinya bisa habis pada lap-lap akhir.
“Saya sangat senang bisa bertarung dengan Pedro Acosta. Saat itu saya pikir posisi keempat adalah hasil maksimal, karena sangat sulit menyalip dia. Lalu saya melihat Alex Marquez di depan saya mulai terkejar, jadi saya mencoba,” tambahnya.
Podium ganda Bezzecchi di Phillip Island menambah catatan impresif setelah kemenangan sprint di Indonesia dan Misano. Sementara Raul Fernandez membawa motor RS-GP milik Trackhouse meraih kemenangan Grand Prix kedua Aprilia musim 2025 di Australia.
Dengan hasil ini, Bezzecchi naik ke posisi ketiga klasemen sementara, melewati pembalap Ducati Francesco “Pecco” Bagnaia, yang terjatuh saat berada di posisi ke-12 dalam balapan utama MotoGP Australia.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan Biaya di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Piala Dunia 2026: 2 Gol Undav Bawa Jerman Comeback Lawan Pantai Gading




