Erick Thohir Minta BPKP Kawal Program Transformasi Kemenpora
Selasa, 18 November 2025 | 17:33 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir meminta Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) untuk mengawal seluruh program transformasi Kemenpora. Untuk itu dirinya bersama Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Muhammad Yusuf Ateh menandatangani nota kesepahaman tentang sinergitas pelaksanaan tugas dan fungsi pengawasan pada Kemenpora.
Penandatanganan nota kesepahaman digelar di Kantor BPKP, Jakarta, Selasa (18/11/2025). Menpora Erick menjelaskan, komitmen dan kolaborasi yang dijalin ini dalam rangka menjaga keuangan negara agar penggunaannya tepat sasaran dan akuntabel.
“Saya dan Kepala BPKP bersepakat meminta untuk BPKP mengawal menyeluruh program transformasi Kemenpora,” kata Menpora Erick Thohir.
Ia menuturkan, saat ini pihaknya telah melakukan penyederhanaan 191 peraturan menteri sejak 2009 menjadi 5 hingga 20, mengingat terdapat aturan yang sudah tidak relevan.
Di antara aturan itu, terdapat Permenpora Nomor 14 Tahun 2024 tentang Standar Pengelolaan Organisasi Olahraga Lingkup Olahraga Prestasi. Permen ini sempat menimbulkan polemik di antara stakeholder olahraga nasional.
“Presiden sudah menyampaikan, beliau ingin pembangunan karakter bangsa untuk pemuda ini menjadi hal yang teramat penting. Selain juga memastikan bahwa yang namanya olahraga harus menjadi duta bangsa yang mencerminkan kedigdayaan,” papar Erick.
Menpora juga menyebut pihaknya akan membuat turunan program strategis. Misalnya komitmen dalam memfokuskan 17 cabang olahraga unggulan.
“Contoh saja, kalau kita melihat sebuah prestasi olahraga, tentu tolak ukurnya ada medali. Namun, dalam sebuah program dari pada 17 cabor, pasti antara satu dan lainnya ada perbedaan,” terang Menpora Erick.
“Misalnya bulu tangkis, atletnya ini banyak ke sistem sirkuit (pertandingan). Tetapi kalau renang, atlet dikirim ke luar negeri pelatnas jangka panjang. Belum tentu antara bulu tangkis dan renang mendapatkan hasil yang sama dengan strukutur pembiayaan yang berbeda,” tambah Erick.
Lebih lanjut, ia ingin pembangunan pusat pembinaan atlet dan akademi olahraga nantinya bisa melahirkan jenjang atlet berkelanjutan, mulai dari unggulan menjadi elit.
“Hal ini tidak mudah. Karena itu perlu pengawalan sejak dini bagaimana pola pikir kita menjadi satu kesatuan. Untuk kepemudaan, Presiden sudah bicara dua hal yaitu karang taruna dan pramuka, itu menjadi sebuah tupoksi penting dalam fondasi pembangunan karakter. Tentu kita akan selaraskan program yang ada di kementerian sebagai ujung tombak mencerminkan karakter anak muda kedepan,” jelas Menpora Erick.
Sementara, Kepala BPKP Muhammad Yusuf Ateh memuji dan mengapresiasi Menpora Erick Thohir atas sinergitas yang dituangkan dalam bentuk penandatanganan nota kesepahaman ini.
“Intinya apa yang dibutuhkan kita siap dukung. Ini awal dari membangun komitmen, kami akan bantu semaksimal mungkin agar tujuan pak menteri dalam membangun kepemudaan dan keolahragaan bisa terwujud dengan baik,” pungkasnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Jerman vs Pantai Gading: Duel Hidup Mati Penguasa Grup E




