Arteta Ingin Arsenal Bangun Momentum dari Final Piala Liga
Rabu, 4 Februari 2026 | 09:22 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Arsenal akhirnya berhasil mengamankan tiket ke babak final pertama mereka dalam enam tahun terakhir setelah menumbangkan Chelsea di leg kedua semifinal League Cup. Bertanding di Emirates Stadium pada Rabu (4/2/2026) dini hari WIB, tim asuhan Mikel Arteta menang tipis 1-0 berkat gol Kai Havertz. Hasil ini mengunci kemenangan agregat 4-2 bagi Meriam London dan memicu perayaan emosional di seluruh stadion.
Kemenangan ini terasa sangat melegakan mengingat sejarah kelam Arsenal yang sebelumnya kalah dalam empat laga semifinal secara beruntun di berbagai kompetisi. Menanggapi keberhasilan ini, Mikel Arteta merasa hasil positif ini sangat krusial bagi kondisi fisik pemainnya. "Ini adalah vitamin terbaik yang bisa kami masukkan ke dalam tubuh kami karena kami bermain setiap tiga hari sekali," ujar manajer asal Spanyol tersebut.
Arteta juga menyoroti atmosfer positif yang tercipta di balik layar setelah kemenangan dramatis tersebut. Ia menyebutkan bahwa kerja keras seluruh elemen klub akhirnya terbayar lunas. "Fakta bahwa Anda bekerja sangat keras untuk mencapai momen-momen itu dan merasakannya bersama, itu sungguh magis. Anda bisa melihat kegembiraan, senyum, dan energi di ruang ganti," tambahnya dengan bangga.
Kemenangan ini pun dianggap sebagai pemicu kepercayaan diri ekstra bagi Arsenal yang kini tengah bersaing di berbagai kompetisi. Bagi Arteta, berada di jalur juara adalah target utama mereka sejak awal musim. "Menang membantu dalam segala hal. Kepercayaan diri, energi, apa pun sebutannya. Kami tahu kami harus mengesampingkan hal ini sejenak, karena tiga hari lagi kami punya laga besar di Premier League," tegas Arteta.
Ambisi besar kini diusung untuk mengakhiri puasa gelar League Cup yang sudah berlangsung sejak tahun 1993. Selama ini, Arsenal sering dianggap sebagai "pendamping" karena kerap finis di posisi kedua atau kalah di laga-laga krusial. Namun, Arteta merasa timnya kini lebih matang. "Ini tentang belajar dari pengalaman sebelumnya. Cara tim bersaing dan memahami apa yang harus dilakukan sungguh mengesankan. Sekarang, mari kita menangkan final," serunya penuh optimisme.
Musim 2025/2026 memang terlihat sangat menjanjikan bagi Meriam London. Selain berhasil menembus final piala domestik yang akan digelar di Wembley pada 22 Maret mendatang, mereka juga masih kokoh di puncak klasemen Premier League dengan keunggulan enam poin. Performa impresif ini membuktikan bahwa transformasi yang dilakukan Arteta di Emirates Stadium mulai membuahkan hasil nyata berupa stabilitas performa.
Di sisi lain, kekalahan ini menjadi pil pahit bagi manajer Chelsea, Liam Rosenior. Ini adalah kegagalan besar pertama dalam masa jabatannya setelah sebelumnya mencatatkan enam kemenangan dari tujuh laga awal. Meski begitu, Rosenior tetap berusaha tegar dalam menanggapi hasil buruk tersebut. "Kami kecewa karena tidak lolos, meskipun melawan tim yang sangat bagus, tapi kami tidak boleh membiarkan kemunduran ini memengaruhi masa depan kami," ujar mantan bos Strasbourg tersebut.
Kini, seluruh mata tertuju pada laga di Wembley nanti. Apakah Arsenal akan menghadapi kekuatan besar Manchester City atau kejutan dari Newcastle? Yang pasti, dengan semangat yang disebut Arteta sebagai "magis" tersebut, Arsenal siap membuktikan bahwa mereka bukan lagi sekadar penantang, melainkan tim yang siap membawa pulang trofi ke London Utara.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Revitalisasi Alun-alun Kota Serang Ditargetkan Rampung Desember 2026




