ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Como 1907 Ditekuk Fiorentina, Morata Jadi Sasaran Amukan Fabregas

Senin, 16 Februari 2026 | 14:19 WIB
MA
MA
Penulis: Medikantyo Junandika Adhikresna | Editor: MA
Pelatih Cesc Fabregas tidak menahan diri mengkritik penyerang Alvaro Morata setelah Como 1907 kalah 1-2 di kandang dari Fiorentina pada Sabtu 15 Februari 2026.
Pelatih Cesc Fabregas tidak menahan diri mengkritik penyerang Alvaro Morata setelah Como 1907 kalah 1-2 di kandang dari Fiorentina pada Sabtu 15 Februari 2026. (Beritasatu.com/Dok. Lega Serie A/Instagram)

Jakarta, Beritasatu.com – Pelatih Cesc Fabregas tidak menahan diri mengkritik penyerang Alvaro Morata setelah Como 1907 kalah 1-2 di kandang dari Fiorentina pada Sabtu (15/2/2026). Pada laga itu, Morata diganjar kartu merah dalam laga di Stadio Sinigaglia itu.

Gol dari Nicolo Fagioli dan Moise Kean membawa Fiorentina, yang sebelumnya berada di zona degradasi, meraih kemenangan. Como hanya mampu membalas satu gol berkat blunder bek Fiorentina Fabiano Parisi yang membobol gawang sendiri pada babak kedua.

Pelatih asal Spanyol itu kecewa dengan respons Morata menanggapi provokasi dari kubu lawan. Morata diganjar dua kartu kuning berturut-turut karena adu fisik dengan Rolando Mandragora dan kemudian dengan Marin Pongracic.

ADVERTISEMENT

“Provokasi adalah bagian dari sepakbola, bagi mereka yang tidak bisa hidup dengan itu sebaiknya bermain olahraga lain. Saya mengharapkan lebih dari pemain berpengalaman seperti dia. Tetapi kita tidak bisa membuat alasan,” ujar Fabregas, , seperti dilansir dari wawancara dengan DAZN.

Ia turut mengkritik pemainnya soal kurangnya kesadaran atas betapa penting pertandingan melawan Fiorentina bagi posisi Como 1907 pada ajang Serie A. Ia menekankan kesalahan Morata juga bisa dilakukan oleh pemain lain dalam pertandingan.

“Saya kesal karena tidak berhasil membuat para pemain memahami pentingnya pertandingan ini. Saya menunjukkan pengalaman saya sebagai pesepakbola selama seminggu, mungkin terlalu banyak, tapi itu belum cukup. Kami tim muda,” kata Fabregas.

Fabregas menyebut pengendalian emosi dan manajemen pertandingan menjadi pekerjaan rumah bagi timnya. Apalagi dalam sepekan ke depan mereka harus menjalani laga tandang beruntun pada ajang Serie A menghadapi AC Milan dan Juventus.

“Dalam 72 jam, kami akan bermain di San Siro dan kemudian melawan Juventus, dan ini menjadi hal positif yang bisa dinantikan setelah pertandingan ini,” katanya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Penghormatan Terakhir untuk Michael Hartono Awali Pesta Gol Como

Penghormatan Terakhir untuk Michael Hartono Awali Pesta Gol Como

SPORT
Como 1907 Berduka, Michael Bambang Hartono Meninggal Dunia

Como 1907 Berduka, Michael Bambang Hartono Meninggal Dunia

SPORT
Como Bangkit Kalahkan Roma 2-1, Peluang Liga Champions Terbuka

Como Bangkit Kalahkan Roma 2-1, Peluang Liga Champions Terbuka

SPORT
Posisi 4 Besar Seusai Tekuk Cagliari 2-1: Awas si Como Lewat!

Posisi 4 Besar Seusai Tekuk Cagliari 2-1: Awas si Como Lewat!

SPORT
Sukses Bersama Como, Kenapa Fabregas Layak Tangani Klub Besar Eropa?

Sukses Bersama Como, Kenapa Fabregas Layak Tangani Klub Besar Eropa?

SPORT
Tekuk Juventus, Fabregas Ungkap Pengaruh Wenger pada Permainan Como

Tekuk Juventus, Fabregas Ungkap Pengaruh Wenger pada Permainan Como

SPORT

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT