Tampil Dengan 2 Pemain Ilegal di ACL Two, Klub Vietnam Dihukum AFC
Selasa, 17 Februari 2026 | 14:31 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) menjatuhkan sanksi kepada klub Vietnam, Cong An Ha Noi (CAHN) FC, atas pelanggaran pada laga AFC Champions League (ACL) Two 2025/2026. Berdasarkan lampiran yang beredar di media sosial, keputusan itu dikeluarkan oleh AFC pada Selasa (17/2/2026).
CAHN FC terbukti menurunkan pemain tidak sah pada laga leg pertama 16 besar ACL Two 2025/2026 melawan wakil Singapura, Tampines Rovers. AFC menyatakan CAHN FC melakukan pelanggaran terhadap Pasal 56 dan Pasal 67.1 Kode Disiplin dan Etika AFC, yang dibaca bersama dengan Pasal 25 regulasi kompetisi ACL Two.
Sebagai konsekuensi dari pelanggaran tersebut, AFC memutuskan bahwa hasil pertandingan antara kedua tim pada Rabu (11/2/2026) dinyatakan gugur (forfeit). Semula, CAHN meraih kemenangan telak 4-0 atas Tampines Rovers pada pertandingan itu.
Dengan merujuk Pasal 25.1 Kode Disiplin dan Etika AFC, CAHN FC dianggap kalah dengan skor 0-3 dari Tampines Rovers FC dalam laga tersebut. Keputusan ini otomatis menguntungkan wakil Singapura itu pada leg kedua 16 besar kompetisi AFC Champions League Two musim 2025/26, Rabu (18/2/2026).
Selain kekalahan administratif, CAHN FC juga dijatuhi denda sebesar US$ 2.000 sesuai Pasal 56 Kode Disiplin dan Etika AFC. Denda tersebut wajib dibayarkan dalam waktu 30 hari sejak tanggal keputusan resmi disampaikan, sebagaimana diatur dalam Pasal 11.3 Kode Disiplin dan Etika AFC.
Tidak hanya harus membayar denda kepada AFC akibat pelanggaran ini, CAHN juga mendapat konsekuensi finansial lain. Mereka harus kehilangan atau mengembalikan 50% jatah uang penampilan pada 16 besar ACL Two yang mencapai US$ 80.000.
Kedua pemain CAHN FC yang dianggap ilegal untuk diturunkan berdasarkan peraturan ACL Two dan AFC adalah gelandang Stefan Mauk, dan penyerang Rogerio Alves alias China. Kedua pemain seharusnya menjalani hukuman larangan tampil karena akumulasi kartu kuning pada pertandingan tersebut.
Dilansir dari ESPN Asia, pelatih CAHN FC Alexandre Polking menyebut pihaknya mengambil tanggung jawab penuh atas kesalahan ini. Meski begitu, ia menyebut ada informasi dari pengawas pertandingan yang menyebut kedua pemain diizinkan tampil pada leg pertama.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Pendakian Gunung Gede Pangrango Dibuka Lagi pada 13 April 2026




