Badai Cedera Arsenal Disorot: Lineker Curiga Ada Taktik Tersembunyi
Selasa, 31 Maret 2026 | 09:45 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Persaingan memperebutkan gelar juara Liga Inggris musim ini memasuki fase yang sangat krusial. Arsenal saat ini memang masih nyaman duduk di puncak klasemen dengan keunggulan sembilan poin dan menyisakan tujuh pertandingan lagi.
Namun, posisi mereka belum sepenuhnya aman karena Manchester City yang berada di posisi kedua masih menyimpan satu tabungan pertandingan dan baru saja mendapat suntikan mental usai mengalahkan skuad Mikel Arteta di final Piala Carabao.
Di tengah tekanan besar tersebut, muncul sebuah fenomena menarik di kubu The Gunners. Mayoritas pemain Arsenal kini memilih untuk menetap di markas latihan mereka daripada membela negara masing-masing. Martin Zubimendi dan Piero Hincapie menjadi nama terbaru dari total sepuluh pemain Arsenal yang memutuskan mundur dari skuad tim nasional mereka dengan alasan cedera selama jeda internasional ini.
Situasi ini memicu reaksi dari pengamat sepak bola kawakan, Gary Lineker. Ia mencium adanya "permainan kotor" atau taktik tersembunyi di balik badai cedera massal ini. Lineker menduga bahwa banyak dari pemain tersebut akan tiba-tiba bugar dan siap tampil saat Arsenal berhadapan dengan Southampton di ajang Piala FA pada hari Sabtu, 4 April 2026 mendatang.
Dalam podcast miliknya, The Rest is Football, Lineker menyoroti mundurnya bintang-bintang utama seperti Bukayo Saka dan Declan Rice. Mereka menyusul nama-nama besar lain seperti William Saliba dan Gabriel Magalhaes yang sudah lebih dahulu absen dari tugas negara.
Lineker bahkan membandingkan langkah Mikel Arteta ini dengan taktik legendaris yang sering dilakukan Sir Alex Ferguson di masa lalu. Dahulu, Sir Alex Ferguson memang dikenal sering memberikan tekanan kepada para pemain Manchester United agar melewatkan laga persahabatan internasional demi menjaga kebugaran di klub.
“Ia seperti melakukan hal yang pernah dilakukan Sir Alex Ferguson saat para pemain Manchester United tidak bisa membela timnas Inggris karena cedera,” ujarnya.
Lineker menambahkan bahwa meski tekanan dari manajer itu nyata, keputusan akhir biasanya tetap ada di tangan pemain. Ia bercerita bahwa ia sendiri pernah beberapa kali ditekan untuk mundur dari laga internasional, namun selalu tegas menolak.
Di sisi lain, Alan Shearer mencoba melihat fenomena ini dari sudut pandang yang lebih objektif. Menurutnya, apa yang dilakukan Arteta dan para pemainnya adalah hal yang wajar dalam dunia sepak bola profesional. Mengingat Arsenal sedang berpeluang besar mencetak sejarah dengan meraih gelar juara, masuk akal jika klub ingin memastikan aset berharga mereka tidak tumbang di laga yang hanya bertajuk persahabatan.
Shearer menilai bahwa bagi pemain sekaliber Rice dan Saka, posisi mereka di tim nasional Inggris sudah sangat aman. Jadi, melewatkan satu atau dua laga uji coba tidak akan memengaruhi peluang mereka tampil di turnamen besar nantinya. Terlebih lagi, pemain muda lain seperti Noni Madueke juga dilaporkan mundur karena masalah fisik, yang menunjukkan bahwa kelelahan pemain memang menjadi isu nyata di akhir musim yang padat ini.
Menanggapi berbagai spekulasi yang beredar, manajer Timnas Inggris, Thomas Tuchel, mencoba mendinginkan suasana. Ia memberikan perkembangan terbaru mengenai kondisi Saka dan Rice sekaligus berusaha meluruskan narasi agar tidak terjadi kesalahpahaman antara pihak klub dan tim nasional. Namun, tetap saja, publik akan menunggu apakah "pasukan cedera" Arsenal ini akan tiba-tiba muncul di lapangan akhir pekan nanti.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Jet AS Rontok di Iran, Ini Daftar Peristiwa yang Memalukan Amerika




