Lavani Awali Final Four Proliga dengan Tundukkan Garuda
Jumat, 3 April 2026 | 18:10 WIB
Surabaya, Beritasatu.com – Tim voli putra Jakarta Lavani Livin Transmedia tampil meyakinkan saat menghadapi Jakarta Garuda Jaya pada lanjutan final four Proliga 2026 di Jawa Pos Arena, Surabaya, Jumat (3/4/2026). Tim besutan David Lee itu menuntaskan pertandingan dengan kemenangan tiga set langsung 3-0 (25-17, 25-20, dan 25-17).
Hasil tersebut memperkuat posisi Lavani di papan atas klasemen sementara final four Proliga 2026 sekaligus memperbesar peluang mereka melaju ke grand final.
Sejak awal pertandingan, Lavani langsung menekan melalui distribusi bola Dio Zulfikri yang efektif. Kombinasi serangan Boy Arnes, Dimas Saputra, dan pemain asing Taylor Sander membuat pertahanan Jakarta Garuda Jaya kesulitan mengembangkan permainan.
Jakarta Garuda Jaya yang dipimpin Kristo Sina bersama toser baru Movsar Bataev sempat mencoba keluar dari tekanan. Namun, rapatnya blok yang dibangun Hendra Kurniawan dan M Malizi membuat serangan lawan berulang kali gagal menembus pertahanan. Lavani pun menutup set pertama dengan kemenangan 25-17.
Memasuki set kedua, pelatih Jakarta Garuda Jaya Nur Widayanto melakukan perubahan strategi. Fauzan Nibras dan Dawuda tampil lebih disiplin sehingga pertandingan sempat berjalan ketat hingga skor imbang 11-11.
Setelah itu, Lavani kembali mengambil alih tempo permainan. Boy Arnes dan rekan-rekan mampu menjaga konsistensi serangan hingga unggul 20-17. Meskipun Garuda Jaya terus memberikan tekanan, Lavani tetap tenang pada poin-poin akhir dan mengamankan set kedua 25-20.
Pada set ketiga, David Lee meminta timnya tetap agresif sejak awal. Lavani langsung memimpin 10-7 lalu memperlebar jarak menjadi 16-9.
Saat keunggulan sudah cukup aman, David Lee melakukan rotasi dengan memasukkan Jasen Kilanta menggantikan Dio Zulfikri. Pergantian itu tidak mengubah dominasi permainan. Lavani terus menjaga ritme hingga mencapai match point 24-17 sebelum menutup laga dengan kemenangan 25-17.
Kemenangan ini menjadi bekal penting bagi Lavani dalam perebutan tiket menuju grand final Proliga 2026. Kedalaman skuad serta penerapan strategi menjadi faktor utama keberhasilan mereka.
Seusai pertandingan, pelatih Jakarta Garuda Jaya Nur Widayanto menegaskan timnya akan segera melakukan pembenahan. "Kami akan lakukan evaluasi secara menyeluruh, termasuk toser baru yang juga baru datang," ujarnya.
Pemain Jakarta Garuda Jaya Fauzan Nibras menilai permainan tim sebenarnya sudah cukup baik meski hasil belum sesuai harapan. "Semoga ke depannya kami bisa bermain lebih baik lagi," katanya.
Dari kubu Lavani, asisten pelatih Erwin Rusni menyebut performa timnya belum sepenuhnya ideal. "Ya mudah-mudahan ke depannya kemampuan anak-anak bisa kembali pulih dan lebih maksimal," kata Erwin Rusni.
Toser Lavani Dio Zulfikri juga menilai permainan tim sudah berjalan sesuai instruksi pelatih. "Hari ini kami bermain lebih enjoy, semoga pada pertandingan berikutnya kami bisa bermain lebih baik untuk menuju final," kata Dio.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Pendakian Gunung Gede Pangrango Dibuka Lagi pada 13 April 2026




