Piala FA: St Marys Bergemuruh Saat Southampton Akhiri Harapan Arsenal
Minggu, 5 April 2026 | 05:58 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Southampton menciptakan kejutan besar dengan menyingkirkan Arsenal 2-1 pada perempat final Piala FA di Stadion St Marys, sekaligus memastikan langkah ke semifinal, Minggu (5/4/2026) dini hari WIB.
Kemenangan ini mengakhiri catatan tak terkalahkan Arsenal dalam 14 laga tandang pada semua kompetisi. Southampton juga menghidupkan kembali semangat kejayaan Piala FA 1976 saat mereka terakhir kali mencatat momen bersejarah pada turnamen tersebut.
Mikel Arteta datang ke laga ini dengan tekanan setelah kekalahan pada final Piala Carabao melawan Manchester City. Kompetisi Piala FA menjadi peluang penting bagi pelatih asal Spanyol itu untuk menambah trofi utama bagi Arsenal.
Arsenal langsung mengambil inisiatif serangan sejak awal pertandingan. Max Dowman dan Gabriel Martinelli memperoleh peluang awal, tetapi usaha Martinelli berhasil diblok dengan gemilang oleh Taylor Harwood-Bellis.
Southampton tidak tinggal diam. Léo Scienza hampir membawa tuan rumah unggul saat berhadapan langsung dengan Kepa Arrizabalaga, tetapi peluang itu digagalkan oleh sapuan krusial Cristhian Mosquera di depan gawang.
Tekanan Arsenal berlanjut melalui Martin Ødegaard. Daniel Peretz tampil sigap dengan menepis tembakan kapten Arsenal itu. Tak lama kemudian, Ødegaard kembali memperoleh peluang dari jarak dekat, tetapi bola justru melambung di atas mistar.
Southampton justru membuka keunggulan lebih dahulu melalui serangan balik cepat pada menit ke-35. Ross Stewart menuntaskan umpan lambung James Bree yang melewati Ben White dengan penyelesaian tenang untuk membawa tuan rumah memimpin 1-0.
Arsenal berusaha merespons. Max Dowman hampir menyamakan skor, tetapi tembakannya diblok Ryan Manning. Kesalahan lini belakang Arsenal kemudian hampir berbuah gol kedua ketika Gabriel salah mengirim umpan dan memberi peluang kepada Tom Fellows, tetapi sepakannya melenceng dari sasaran.
Léo Scienza juga nyaris menggandakan keunggulan Southampton lewat aksi individu dari sisi kiri, tetapi tendangan kaki kanannya hanya membentur mistar gawang.
Arsenal akhirnya menyamakan kedudukan setelah Viktor Gyökeres yang masuk dari bangku cadangan mencetak gol dari umpan silang Kai Havertz pada menit ke-68. Proses gol bermula dari umpan terobosan Gabriel kepada Havertz sebelum bola dikirim ke depan gawang.
Setelah skor menjadi imbang, Arsenal terus menekan. Max Dowman hampir membawa tim tamu berbalik unggul melalui tembakan kaki kiri yang masih mampu ditepis Daniel Peretz. Gabriel Martinelli juga memperoleh peluang dari situasi sepak pojok, tetapi tembakannya melebar.
Saat Arsenal terus menyerang, Southampton kembali menghukum lawannya lewat serangan cepat. Tom Fellows melakukan penetrasi ke depan sebelum mengirim bola kepada Shea Charles, 5 menit menjelang laga usai. Pemain pengganti itu melepaskan tembakan terukur yang mengenai tiang sebelum masuk ke gawang Kepa Arrizabalaga.
Dalam 6 menit tambahan waktu yang menegangkan, Southampton mampu menjaga keunggulan hingga peluit akhir.
Hasil ini membuat tim asuhan Tonda Eckert melaju ke semifinal Piala FA. Pelatih asal Jerman itu menjadi manajer ketiga Southampton yang memenangi empat laga pertamanya di Piala FA setelah George Goss pada 1925 dan Alan Pardew pada musim 2009/2010.
Bagi Arsenal, kekalahan ini menambah periode sulit setelah dalam dua pekan terakhir mereka juga gagal meraih trofi lain di bawah asuhan Mikel Arteta.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Jerman vs Pantai Gading: Duel Hidup Mati Penguasa Grup E




