3 Atlet Indonesia Tampil pada Sanda World Cup 2026 di Makau
Selasa, 12 Mei 2026 | 23:39 WIB
Jakarta, Beritasatu.com — Pengurus Besar Wushu Indonesia (PB WI) kembali menunjukkan hasil pembinaan atlet nasional setelah tiga atlet sanda Indonesia terpilih tampil pada 11th Sanda World Cup 2026 di Makau pada 11-16 Mei 2026.
Tiga atlet yang mendapat kesempatan tampil berdasarkan pilihan Federasi Wushu Internasional (IWUF) tersebut adalah Nasya Aulia Zahra Wahana pada kelas 48 kilogram putri, Tharisa Dea Florentina kelas 52 kilogram putri, serta Fereddy Sinaga pada kelas 52 kilogram putra. Ketiganya didampingi pelatih Victor dan Laksamana Pandu Pratama.
Sekretaris Jenderal PB WI, Ngatino, mengatakan tampil pada ajang World Cup bukan hal mudah karena peserta dipilih langsung oleh IWUF berdasarkan prestasi yang dimiliki masing-masing atlet.
“Tidak gampang menjadi peserta World Cup. Mereka ditentukan IWUF berdasarkan prestasi. Alhamdulillah, ada tiga atlet sanda Indonesia yang lolos. Makanya, kita bangga karena mereka merupakan bagian dari hasil program pembinaan PB WI,” kata Ngatino saat dikonfirmasi, Selasa (12/5/2026).
Ketua Bidang Pembinaan Prestasi Khusus Sanda PB WI, Sudarsono, menilai keikutsertaan atlet Indonesia di ajang tersebut menjadi bukti bahwa kualitas atlet sanda nasional mulai diperhitungkan di tingkat internasional.
“Ya, ini menjadi bukti bahwa atlet Sanda Indonesia sudah diakui IWUF dan diperhitungkan di dunia,” ujar Sudarsono.
Ngatino menjelaskan, tampilnya atlet Indonesia di Sanda World Cup 2026 menjadi keuntungan tersendiri karena dua atlet, yakni Tharisa Dea Florentina dan Fereddy Sinaga, sudah masuk dalam Tim Nasional Wushu Indonesia untuk Asian Games Nagoya 2026.
Tharisa diketahui merupakan peraih medali emas SEA Games Thailand 2025 dan medali perunggu Kejuaraan Dunia Wushu Brasil 2025. Sementara Fereddy Sinaga berhasil meraih medali perunggu pada Kejuaraan Dunia Wushu Brasil 2025.
Menurut Ngatino, ajang Sanda World Cup dapat dimanfaatkan sebagai sarana evaluasi sekaligus uji coba menghadapi Asian Games Nagoya 2026.
“Tharisa dan Fereddy bisa menjadikan World Cup 2026 sebagai ajang uji coba menjelang Asian Games Nagoya 2026. Jadi, mereka bukan hanya bisa melihat kekuatan lawan tetapi juga menjadi bahan evaluasi bagi PB WI agar bisa dipersiapkan lebih baik lagi saat tampil di Nagoya nanti. Sedangkan Nabila bisa menambah jam terbang internasional,” pungkas Ngatino.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Mengejutkan! 200.000 Anak Indonesia Terjerat Judi Online
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Mengejutkan! 200.000 Anak Indonesia Terjerat Judi Online




