ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

I League Sebut Regulasi Pemain Muda Super League Tidak Dihapus

Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:07 WIB
MA
MA
Penulis: Medikantyo Junandika Adhikresna | Editor: MA
Direktur Kompetisi I League, Asep Saputra, menegaskan regulasi pemain muda untuk kompetisi Super League 2026/2027 tidak dihapus.
Direktur Kompetisi I League, Asep Saputra, menegaskan regulasi pemain muda untuk kompetisi Super League 2026/2027 tidak dihapus. (Antara/Antara)

Jakarta, Beritasatu.com – Operator kompetisi sepak bola Indonesia, I League, menegaskan regulasi pemain muda untuk kompetisi Super League 2026/2027 tidak dihapus. Kebijakan penggunaan pemain muda tetap berjalan, meski aturan kewajiban memainkan anggota tim di bawah 23 tahun sebagai starter selama minimal 45 menit tidak lagi diberlakukan.

Direktur Kompetisi I League Asep Saputra menjelaskan setiap klub tetap diwajibkan mendaftarkan sedikitnya lima pemain muda dalam skuad mereka pada musim depan.

"Tahun sebelumnya, dua tahun terakhir kita ada regulasi mewajibkan U-23 bermain 45 menit. Tetapi kita konversikan, sebetulnya tidak serta-merta dihapuskan," kata Asep di Jakarta, Jumat (19/6/2026).

ADVERTISEMENT

Menurut Asep, kebijakan tersebut dirancang agar talenta muda Indonesia tetap mendapatkan kesempatan berkembang dan bermain pada level kompetisi tertinggi di Indonesia, meskipun harus bersaing dengan pemain senior maupun pemain asing.

Sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan pemain muda, I League menyiapkan insentif finansial bagi klub yang memberikan menit bermain lebih banyak kepada pemain muda.

"Kita sudah ada formulanya, setelah melewati minimal memainkan katakanlah 3.000 menit, maka akan ada insentif dalam bentuk kontribusi finansial kepada klub-klub yang memang memberikan kepercayaan kepada para pemain muda tersebut," ujar Asep.

Kebijakan tersebut diharapkan dapat mendorong klub untuk lebih berani memberikan kesempatan kepada pemain muda tanpa harus terikat aturan wajib bermain seperti musim-musim sebelumnya.

Selain regulasi pemain muda, I League juga mengatur komposisi staf pelatih di setiap klub. Asep menegaskan klub tetap wajib menyertakan pelatih lokal pada jajaran teknis tim sebagai upaya menjaga kualitas pelatih Indonesia.

Asep juga memastikan tidak ada perubahan pada regulasi pemain asing pada kompetisi Super League musim depan. Klub tetap dapat mendaftarkan maksimal 11 pemain asing, meski tidak diwajibkan memenuhi kuota tersebut.

Dari jumlah itu, maksimal sembilan pemain asing dapat masuk daftar susunan pemain (DSP), sementara hanya tujuh pemain asing yang boleh dimainkan dalam satu pertandingan.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Catur Pamungkas Masuk Best XI Super League, Ini Rahasianya

Catur Pamungkas Masuk Best XI Super League, Ini Rahasianya

SPORT
Super League Hapus Aturan Wajib Mainkan Pemain U-23 pada Musim Depan

Super League Hapus Aturan Wajib Mainkan Pemain U-23 pada Musim Depan

SPORT
Hanya 1 Klub yang Gagal Penuhi Lisensi Super League 2025/2026

Hanya 1 Klub yang Gagal Penuhi Lisensi Super League 2025/2026

SPORT
I League: Faktor Keamanan Buat Persija vs Persib Dipindah ke Samarinda

I League: Faktor Keamanan Buat Persija vs Persib Dipindah ke Samarinda

SPORT
I League Klarifikasi Viral Ruang VAR Kosong pada Laga Persiba vs PSS

I League Klarifikasi Viral Ruang VAR Kosong pada Laga Persiba vs PSS

SPORT
PSSI dan Operator Liga Gelar Rapat, Turnamen Baru Siap Bergulir?

PSSI dan Operator Liga Gelar Rapat, Turnamen Baru Siap Bergulir?

SPORT

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon