PSSI dan Operator Liga Gelar Rapat, Turnamen Baru Siap Bergulir?
Rabu, 15 April 2026 | 22:47 WIB
Jakarta, Beritasatu.com – PSSI bersama operator kompetisi liga Indonesia, I League, menyebut telah menggelar pertemuan membahas perkembangan sepak bola nasional. Rapat itu disebut membahas isu strategis mencakup seluruh level kompetisi, mulai dari Super League, Championship, hingga kompetisi usia dini.
Pertemuan itu dihadiri langsung oleh Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, serta dihadiri wakil ketua umum, anggota komite eksekutif (Exco), dan jajaran direksi I League. Erick disebut memimpin langsung pertemuan antara federasi serta operator kompetisi itu.
Dalam keterangan yang diterima Beritasatu.com pada Rabu (15/4/2026), agenda utama dalam rapat ini adalah pembahasan program kompetisi musim 2026/2027, termasuk persetujuan regulasi yang akan diterapkan.
Penetapan regulasi dilakukan lebih awal agar seluruh pemangku kepentingan dapat menyusun perencanaan yang lebih matang. Selain itu, PSSI dan I League juga menekankan pentingnya sinkronisasi kalender kompetisi dengan agenda tim nasional, program organisasi, serta berbagai event lokal dan internasional.
PSSI dan I.League juga tengah mematangkan rencana penyelenggaraan kejuaraan tambahan yang akan berjalan paralel dengan kompetisi liga utama. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas sepak bola nasional sekaligus memberikan lebih banyak kesempatan bertanding bagi klub dan pemain di Indonesia.
Agenda lain rapat itu turut membahas seberapa kompetitif ajang BRI Super League 2025/2026. Melewati fase paruh musim, I League menyebut kompetisi kasta tertinggi sepak bola nasional itu telah menggelar hampir 250 pertandingan.
"Super League hingga saat ini telah memainkan 243 pertandingan, yang menunjukkan peningkatan rivalitas dan persaingan antar klub peserta,” ujar Direktur Utama I League, Ferry Paulus, Rabu (15/4/2026).
Salah satu aspek yang menjadi acuan tingkat kompetitif dari BRI Super League, Ferry menyebut adanya peningkatan persentase kemenangan tim tamu pada kancah liga domestik.
“Dari 20% pada musim lalu, kini meningkat menjadi 30,45%. Championship juga mengalami kenaikan signifikan, salah satu pemicunya adalah implementasi VAR (video assistant referee),” kata Ferry.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Revitalisasi Alun-alun Kota Serang Ditargetkan Rampung Desember 2026




