Penuh Kebencian, Mayweather Ejek Habis-habisan McGregor
Minggu, 24 Januari 2021 | 18:45 WIB
London, Beritasatu.com - Petinju legendaris Floyd Mayweather turut berkomentar setelah mantan "musuhnya" Conor McGregor menelan kekalahan TKO dalam duel ulang melawan Dustin Poirier di Abu Dhabi, Minggu (24/1/2021) di UFC 257.
McGregor (22-5 MMA, 10-3 UFC) menyerah di ronde kedua setelah terkapar terkena pukulan beruntun dari Poirier. Ini menjadi kekalahan ketiga McGregor dalam enam penampilan UFC terakhirnya.
Setelah pertarungan, Mayweather, yang pernah mengalahkan McGregor di ronde ke-10 dalam pertandingan tinju tahun 2017 lewat akun instagram-nnya mengejek petarung asal Irlandia tersebut.
"Mengapa @floydmayweather dibenci karena caranya membawa dirinya sendiri, tetapi @thenotoriousmma dicintai karena cara yang sama seperti dirinya?"
Mayweather juga menyemprot fan McGregor yang selama ini memperlakukannya secara rasis. Menurut Mayweather, McGregor yang diejeknya sebagai "gelandangan" tidak selevel dengannya.
"Saya melihat postingan ini dan pendapat saya adalah bahwa dunia tahu 'penipu McLoser' dapat mencuri segalanya dari saya dan dicintai, tetapi saya dibenci. Itu membuat Anda semua tahu bahwa rasisme masih ada. Ketahuilah, gelandangan itu tidak akan pernah menjadi saya atau berada di level saya. Saya baru saja dibangun berbeda, pola pikir saya ada di planet lain, keterampilan saya tidak ada duanya, saya adalah pemenang yang lahir secara alami dan ya saya berbicara banyak tentang sampah, tetapi setiap kali saya mendukungnya! Inilah yang mereka benci.
Tidak berhenti disitu. Menurut Mayweather, tidak pantas McGregor memiliki kesempatan untuk menghadapi petinju Filipina Manny Pacquiao.
"Connor bahkan tidak bisa menang dalam olahraganya sendiri."Tapi berbicara tentang kembali ke tinju untuk melawan Pacquiao. Tidak ada yang mau melihatnya, ini seperti sisa makanan saya yang memakan sisa makanan."
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Pendakian Gunung Gede Pangrango Dibuka Lagi pada 13 April 2026




