Charles Leclerc Ratapi Kesalahan Strategi di Hungaria
Senin, 1 Agustus 2022 | 12:34 WIB
Budapest, Beritasatu.com - Charles Leclerc meratapi kesalahan strategi pada balap Formula 1 di Hungaria, Minggu (31/7/2022) sehingga Ferrari disebut seakan-akan telah menyerahkan dua gelar juara dunia ke Red Bull begitu saja.
Pembalap Red Bull Max Verstappen meraih kemenangan kedelapan dalam 13 balapan musim ini untuk melesat unggul 80 poin dari Charles Leclerc sebagai pemuncak klasemen, meski start dari P10 dan mengalami spin 360 derajat ketika balapan.
Ferrari mendapati Carlos Sainz start baris terdepan dan Charles Leclerc dari P3, keduanya mengawali balapan dengan ban medium, tetapi mereka gagal naik podium.
"Semuanya bisa dikendalikan dan untuk suatu alasan, saya tidak tahu apa yang kami lakukan dengan (memasang) ban hard," kata Charles Leclerc soal pitstop kedua untuk ban berpita putih, kompon ban yang dijauhi Red Bull dan dua pembalap Mercedes yang finis podium hari itu.
Sudah ada peringatan bahwa opsi ban hard tidak bekerja setelah para pembalap Alpine kewalahan menggunakannya. Charles Leclerc kemudian harus masuk pit lagi untuk ganti ban soft. Strategi tiga pitstop itu membuat posisi Charles Leclerc melorot, dari berpeluang menang, ke P6.
Baca Juga: Verstappen Menangi GP Hungaria, Duo Mercedes Tembus Podium
"Saya mengatakan lewat radio bahwa saya sangat nyaman dengan medium dan saya ingin melaju selama mungkin dengan ban itu karena terasa baik. Saya tidak tahu kenapa kami mengambil keputusan yang berbeda," kata pembalap asal Monako tersebut.
"Saya memiliki kecepatan, saya sangat senang. Satu-satunya hal adalah jelas setiap orang akan ingat bagian terakhir balapan ini di mana bencana menimpa saya, khususnya ban hard. Itulah saat saya pada dasarnya kalah dalam balapan ini," Charles Lecrec menambahkan.
"Saya kehilangan 20 detik di pit, mungkin enam detik lagi di lima lap menggunakan hard karena saya tak bisa melaju dengan baik menggunakan ban itu."
Bos Ferrari Mattia Binotto, mengatakan opsi ban hard tidak bekerja sesuai yang diperkirakan "karena mobil tidak bekerja seperti yang diharapkan."
Baca Juga: Unggul Jauh di Klasemen F1, Max Verstappen Tak Mau Leha-leha
Bos tim Red Bull Christian Horner ditanya apakah kesalahan Ferrari itu membuka jalan yang mudah bagi timnya. "Saya hanya bisa fokus kepada penampilan kami," kata Horner menjawab secara diplomatis, mengetahui pertanyaan itu disiarkan langsung.
"Kami melakukan tugas dengan sangat baik hari ini. Kami mengganti strategi kami di grid," paparnya.
Kedua pembalap Red Bull tak jadi start menggunakan ban hard dan mengawali balapan dengan soft kemudian medium.
"Segera setelah kami melihat Charles menggunakan ban hard, kami mengira OK kami punya kesempatan sekarang," tambah dia.
Max Verstappen juga ditanya apakah dia merasa terbantu dengan kesalahan lawannya itu. "Saya tak bisa mengatakan mereka membantu saya karena pada akhirnya Anda sendiri harus tampil baik dan sebagai tim," kata Verstappen.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Mengejutkan! 200.000 Anak Indonesia Terjerat Judi Online
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Mengejutkan! 200.000 Anak Indonesia Terjerat Judi Online




