ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Ferrari Schumacher Terjual Rp 203 Miliar di Sotheby's

Kamis, 10 November 2022 | 04:58 WIB
JS
JS
Penulis: Jaja Suteja | Editor: JAS
Mobil balap Ferrari yang dikendarai oleh Michael Schumacher ketika meraih gelar juara dunia Formula 1 musim 2003 telah terjual dengan harga lebih dari 13 juta dolar AS.
Mobil balap Ferrari yang dikendarai oleh Michael Schumacher ketika meraih gelar juara dunia Formula 1 musim 2003 telah terjual dengan harga lebih dari 13 juta dolar AS. (AFP)

Jenewa, Beritasatu.com - Mobil balap Ferrari yang dikendarai oleh Michael Schumacher ketika meraih gelar juara dunia Formula 1 musim 2003 telah terjual dengan harga lebih dari 13 juta dolar AS (Rp 203,7 miliar) dalam lelang di Jenewa, Swiss, Rabu (9/10/2022).

"Mobil yang luar biasa ini telah mencapai harga yang memecahkan rekor dunia di era modern Formula 1," demikian rumah lelang Sotheby's seperti dikutip AFP.

Mobil F2003-GA dengan nomor sasis 229 itu berharga 13 juta francs Swiss atau lebih Rp 200 miliar, mengalahkan rekor sebelumnya yang juga dipegang mobil Ferrari Schumacher yaitu model F2001 yang terbeli seharga 7,5 juta dolar AS di rumah lelang Sotheby di New York pada 2017.

Harga terakhir mobil tersebut, ditawarkan oleh seorang pembeli yang tidak disebutkan namanya lewat sambungan telefon yang terlibat perang harga selama lebih dari 40 menit, melampaui ekspektasi karena rumah lelang Sotheby's memperkirakan F2003-GA bakal mencapai 9,5 juta francs Swiss.

ADVERTISEMENT

Schumacher mengendarai mobil tersebut sebanyak sembilan kali, memenangi lima Grand Prix pada 2003 serta membawanya ketika meraih gelar juara dunia di Jepang.

Sang pembalap Jerman belum tampil ke publik lagi menyusul cedera serius yang ia dapati setelah mengalami kecelakaan saat berski pada 2013.

"Ini adalah salah satu Ferrari yang memiliki jumlah kemenangan terbanyak dalam sejarah konstruktor, jadi ini adalah mobil yang sangat penting dalam sejarah balap," kata Vincent Luzuy yang menangani jual beli mobil mewah di cabang Sotheby's.

Didesain oleh Rory Bryne dan Ross Brawn, F2003-GA memiliki wheelbase yang lebih panjang dan aerodinamika yang ditingkatkan, kata dia.

Model tersebut dibawa pada Grand Prix Spanyol, yang menjadi balapan kelima musim 2003. Sasis 229 sejauh ini adalah yang paling sukses dari enam F2003-GA yang dibangun.

Schumacher mengendarainya ketika menang di Spanyol, Austria, Kanada, Italia, dan Amerika Serikat.

Ia juga mengklaim pole position di Spanyol, Austria dan Italia dengan mobil itu, serta meraih lap tercepat di Austria, Italia dan AS.

Mobil itu membantu Schumacher meraih gelar juara dunia keenam kalinya dalam Formula 1, membawa pembalap Jerman melampaui raihan pembalap Argentina Juan Manuel Fangio.

Dia juga membawa Ferrari meraih gelar konstruktor ke-13, lima secara beruntun, bagi pabrikan Italia tersebut.



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Royal Enfield Masuk 3 Besar Merek Otomotif Terkuat, Ferrari Tersingki

Royal Enfield Masuk 3 Besar Merek Otomotif Terkuat, Ferrari Tersingki

OTOTEKNO
Ferrari Luce Jadi Mobil Listrik Termahal, Harga Tembus Rp 9,5 Miliar

Ferrari Luce Jadi Mobil Listrik Termahal, Harga Tembus Rp 9,5 Miliar

OTOTEKNO
BYD Luncurkan Mobil Super Formula X, Takhta Ferrari Digoyang

BYD Luncurkan Mobil Super Formula X, Takhta Ferrari Digoyang

OTOTEKNO
Kisah Gagalnya Transfer Ayrton Senna ke Ferrari Dibongkar Jean Todt

Kisah Gagalnya Transfer Ayrton Senna ke Ferrari Dibongkar Jean Todt

SPORT
Ferrari Libatkan NASA agar Mobil Listrik Buatannya Tak Menyiksa

Ferrari Libatkan NASA agar Mobil Listrik Buatannya Tak Menyiksa

OTOTEKNO
Perang Iran Membuat Pasar Mobil Mewah Runtuh di Timur Tengah

Perang Iran Membuat Pasar Mobil Mewah Runtuh di Timur Tengah

OTOTEKNO

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon