Pasutri Korban Tabrak Lari di Gowa, Istri Tewas Dilindas Mobil Boks
Minggu, 20 Juli 2025 | 03:40 WIB
Gowa, Beritasatu.com – Pasangan suami istri (pasutri) menjadi korban tabrak lari di Jalan Poros Trans Sulawesi, Kecamatan Bajen, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Sabtu (19/7/2025).
Sang istri bernama Kasmia (43) meninggal di lokasi setelah terlindas truk boks. Sedangkan suaminya, Tayang Daeng Rate selamat.
Jenazah Kasmia ditutupi kain sarung di pinggir jalan. Warga berkerumun menyaksikan kecelakaan itu.
Kasmia dan suaminya mengendarai sepeda motor dari arah Sungguminasa menuju Kabupaten Takalar. Tiba-tiba sebuah mobil boks melaju dari arah belakang dan menabrak keduanya. Kepala Kasmia terlindas, sedangkan suami terpental, namun selamat.
"Dari arah Pallangga mau ke Takalar, tiba-tiba ada mobil truk melambung dan menabrak saya. Saya terlempar, sementara kepala istri saya masuk di bawah truk dan terlindas," ujar Tayang Daeng Rate yang masih syok.
Petugas Unit Laka Polres Gowa langsung mengevakuasi jenazah ke puskesmas terdekat. Insiden ini sempat menyebabkan kemacetan di sekitar lokasi.
Polisi mengamankan sepeda motor korban bernomor polisi DD 3950 CV. Motor itu dijadikan barang bukti dan dibawa ke markas Unit Laka Polres Gowa.
"Kendaraan sepeda motor yang dikendarai oleh Daeng Rate tiba-tiba dari arah belakang bergerak yang diperkirakan kendaraan mobil boks yang namun tidak diketahui identitasnya melarikan diri setelah kejadian," kata Kasat Lantas Polres Gow, AKP Muhammad Muaz.
Polisi mengimbau pelaku segera menyerahkan diri. Masyarakat yang memiliki informasi diminta melapor ke kantor polisi terdekat.
"Sampai saat ini juga gakkum bersama dengan piket masih menelusuri dan mencari informasi-informasi keberadaan mobil ini," tambahnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
Mengejutkan! 200.000 Anak Indonesia Terjerat Judi Online
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
1
B-FILES
Libur Kenaikan Isa Almasih, Penumpang Bandara Soetta Capai 131.000




