ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Angin Kencang di Maros Rusak 7 Rumah Warga

Minggu, 8 Februari 2026 | 23:24 WIB
I
H
Penulis: Irfandi | Editor: HE
Kondisi rumah warga yang rusak seusai diterjang angin kencang di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Minggu, 8 Februari 2026.
Kondisi rumah warga yang rusak seusai diterjang angin kencang di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Minggu, 8 Februari 2026. (Beritasatu.com/Irfandi)

Maros, Beritasatu.com – Hujan deras yang disertai angin kencang melanda Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, dan merusak tujuh rumah warga. Peristiwa cuaca ekstrem ini terjadi di Desa Tenrigangkae, Kecamatan Mandai.

Detik-detik terjangan angin kencang sempat terekam kamera ponsel warga. Dalam video tersebut terlihat kanopi salah satu rumah terangkat akibat hembusan angin kuat, lalu terlepas dan terbawa hingga menimpa atap rumah lainnya. Suasana kepanikan terdengar jelas karena warga khawatir material bangunan tersebut membahayakan orang di sekitar.

Ketua RT 03 Dusun Padaelo, Mulyadi Yusuf, mengatakan angin kencang datang secara tiba-tiba dan berlangsung sekitar lima hingga sepuluh menit. Angin lebih dahulu berembus kencang sebelum akhirnya hujan deras turun.

ADVERTISEMENT

“Awalnya angin dahulu, pohon-pohon di depan rumah sampai goyang. Tidak lama kemudian baru turun hujan deras,” kata Mulyadi, Minggu (8/2/2026).

Menurut Mulyadi, sedikitnya tiga rumah di wilayahnya mengalami kerusakan pada bagian atap dan kanopi. Selain itu, satu gudang kecil milik warga juga terdampak akibat tertimpa material bangunan yang terlepas.

Meski sempat menimbulkan kekhawatiran, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian tersebut. Kerusakan yang terjadi hanya bersifat material.

“Alhamdulillah tidak ada korban. Kami sempat khawatir dan keluar rumah melihat kondisi sekitar, memastikan tidak ada warga yang tertimpa atau terluka,” sambungnya.

Seusai hujan reda, warga langsung bergotong royong memperbaiki atap dan kanopi yang rusak. Sebagian lainnya mencari tukang untuk melakukan perbaikan darurat guna mencegah kerusakan semakin parah.

Berdasarkan data sementara pemerintah desa, total tujuh rumah terdampak. Tiga rumah dan satu gudang kecil mengalami kerusakan cukup parah di bagian atap, sementara empat rumah lainnya mengalami kerusakan ringan.

Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Maros masih melakukan pendataan lanjutan. Dampak cuaca ekstrem juga dilaporkan terjadi di Kecamatan Bantimurung.

Pemerintah daerah mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi hujan sedang hingga lebat yang disertai angin kencang di wilayah Sulawesi Selatan sepanjang Februari 2026, terutama pada siang hingga malam hari. 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon