ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Puluhan Kendaraan Mogok Seusai Isi Pertalite Tercampur Air di SPBU Aek Kanopan

Jumat, 3 Januari 2025 | 07:57 WIB
PS
H
Penulis: Panji Satrio | Editor: HE
Puluhan kendaraan mogok setelah mengisi bahan bakar minyak (BBM) jenis pertalite yang tercampur air di SPBU Aek Kanopan, Labuhanbatu Utara, Sumatera Utara.
Puluhan kendaraan mogok setelah mengisi bahan bakar minyak (BBM) jenis pertalite yang tercampur air di SPBU Aek Kanopan, Labuhanbatu Utara, Sumatera Utara. (Beritasatu.com/Panji Satrio)

Labuhanbatu Utara, Beritasatu.com – Di media sosial viral sebuah video yang memperlihatkan puluhan kendaraan roda dua dan empat mogok setelah mengisi bahan bakar minyak (BBM) jenis pertalite di SPBU Aek Kanopan, Jalan Lintas Sumatera, Kelurahan Aek Kanopan, Kecamatan Kualuh Hulu, Kabupaten Labuhanbatu Utara, Sumatera Utara. Insiden ini diduga terjadi karena BBM Pertalite yang dijual tercampur dengan air.

Dalam rekaman video amatir yang diterima Beritasatu.com pada Kamis (2/1/2025), terlihat sejumlah kendaraan mendadak mogok setelah mengisi BBM di SPBU tersebut. Warga bahkan menunjukkan bukti bahwa BBM yang baru dibeli mengandung air dengan cara menyedotnya dari tangki kendaraan.

Warga kemudian meminta petugas SPBU untuk melakukan uji coba langsung dengan mengisi BBM ke dalam botol dari dispenser SPBU, dan hasilnya tetap menunjukkan campuran air dalam Pertalite. Akibat kejadian ini, pengendara yang kendaraannya mogok menuntut pertanggungjawaban dari pihak SPBU.

ADVERTISEMENT

Area Manager Comm, Rel & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara, Susanto August Satria, membenarkan insiden tersebut. Pihaknya bersama kepolisian saat ini masih melakukan investigasi terkait tangki pendam yang diduga terkontaminasi air.

"Ketika dicek oleh pihak SPBU, tangki pendam dan BBM yang ada di kendaraan itu terkontaminasi air," kata Susanto, Kamis (2/1/2025).

Pertamina segera menghentikan penyaluran BBM pertalite di SPBU tersebut dan memerintahkan pengecekan terhadap tangki pendam produk BBM lainnya. Hasilnya, tangki BBM lain tidak terkontaminasi.

Pihak SPBU Aek Kanopan juga telah menanggung biaya perbaikan puluhan kendaraan warga yang rusak akibat insiden ini. 
“Ada 5 kendaraan roda empat dan 15 kendaraan roda dua yang sudah ditanggung perbaikannya oleh pihak SPBU,” ujar Susanto.

Hingga kini, Kepolisian Resort Labuhanbatu bersama Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara masih menyelidiki penyebab pasti BBM Pertalite di SPBU tersebut bercampur dengan air.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon