ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Nusa Penida Jadi Green Island, Bima Arya Dorong ke Destinasi Prioritas

Senin, 16 Februari 2026 | 19:33 WIB
A
SL
Penulis: Antara | Editor: LES
Wamendagri Bima Arya bersama Bupati Klungkung I Made Satria meninjau kawasan wisata Nusa Penida.
Wamendagri Bima Arya bersama Bupati Klungkung I Made Satria meninjau kawasan wisata Nusa Penida. (Istimewa/Istimewa)

Klungkung, Beritasatu.com –  Pemerintah Kabupaten Klungkung menerima kunjungan kerja Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) RI, Bima Arya, pada Minggu (15/2/2026). Kunjungan ini bertujuan menyelaraskan program pusat dan daerah guna mempercepat pembangunan infrastruktur di wilayah kepulauan Nusa Penida.

Kehadiran mantan Wali Kota Bogor tersebut disambut langsung oleh Bupati Klungkung, I Made Satria, beserta jajaran OPD terkait. Selama dua hari hingga Senin (16/2/2026), Wamendagri meninjau titik-titik krusial mulai dari destinasi wisata ikonik hingga fasilitas pelayanan publik.

Dalam diskusinya, Bupati I Made Satria menekankan bahwa Nusa Penida sebagai Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) memerlukan perhatian khusus, terutama terkait aksesibilitas dan kebutuhan dasar.

ADVERTISEMENT

"Kami sangat berharap dukungan untuk perbaikan akses jalan induk menuju destinasi wisata di Nusa Penida. Selain itu, kebutuhan air bersih juga akan semakin meningkat seiring perkembangan sektor pariwisata," ujar Satria.

Saat ini, Pemkab Klungkung tengah mengandalkan Program Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah dan Air Minum untuk menambal celah keterbatasan anggaran daerah.

Wamendagri Bima Arya mengakui potensi besar Nusa Penida sebagai hidden paradise. Namun, ia menyoroti ketimpangan antara popularitas wisata dengan kesiapan infrastruktur penunjang.

Untuk mengatasi hal tersebut, Bima Arya mendorong pematangan konsep Green Island Nusa Penida yang terintegrasi dengan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR). Hal ini bertujuan agar pembangunan tetap terstruktur dan berkelanjutan.

"Saya insyaallah akan membantu mendampingi Pemkab Klungkung untuk mencari sumber pendanaan alternatif dari berbagai opsi. Ini harus cepat agar momentum meningkatnya kunjungan wisatawan bisa dimanfaatkan untuk mendongkrak Pendapatan Asli Daerah," tegas Bima Arya.

Lebih jauh, Wamendagri berencana mengusulkan Nusa Penida kepada Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana, agar masuk dalam daftar program destinasi super prioritas.

"Kita pilih beberapa titik dan bangun ekosistemnya secara menyeluruh, bukan hanya promosinya. Kemendagri memiliki dana insentif fiskal sekitar Rp 5 triliun. Nanti akan kita lihat kemungkinan dukungannya," pungkasnya.

Selain infrastruktur, bantuan tersebut juga diproyeksikan untuk penanganan isu sosial seperti kemiskinan ekstrem dan penekanan angka stunting di wilayah Klungkung.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Wamendagri Pastikan Kebijakan WFH ASN Tidak Ganggu Pelayanan Publik

Wamendagri Pastikan Kebijakan WFH ASN Tidak Ganggu Pelayanan Publik

NASIONAL
Wamendagri Dorong Praja IPDN Pulihkan Pemerintahan Aceh Tamiang

Wamendagri Dorong Praja IPDN Pulihkan Pemerintahan Aceh Tamiang

NASIONAL
Inovasi Daerah Harus Berbasis Solusi, Bukan Gimik

Inovasi Daerah Harus Berbasis Solusi, Bukan Gimik

NASIONAL
Wamendagri Bima Arya Ikut Lomba Lari 10K Festival Pesona Jatigede

Wamendagri Bima Arya Ikut Lomba Lari 10K Festival Pesona Jatigede

SPORT
Tinjau Kerusakan Kantor DPRD Cirebon, Wamendagri Minta Tunda Seremoni

Tinjau Kerusakan Kantor DPRD Cirebon, Wamendagri Minta Tunda Seremoni

JAWA BARAT
Wamendagri Bantah Kenaikan PBB Imbas Efisiensi Anggaran

Wamendagri Bantah Kenaikan PBB Imbas Efisiensi Anggaran

NASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT