Wamendagri Dorong Praja IPDN Pulihkan Pemerintahan Aceh Tamiang
Minggu, 4 Januari 2026 | 17:56 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto meminta Praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) yang ditugaskan di Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, segera berperan aktif memulihkan roda pemerintahan daerah yang terdampak bencana.
“Tugas kita semua di sini adalah mempercepat kembalinya fungsi-fungsi pemerintahan,” ujar Bima Arya dalam keterangan resminya di Jakarta, Minggu (4/1/2026).
Pernyataan tersebut disampaikan seusai Bima menyambut kedatangan kloter pertama Praja IPDN di Pusat Pemerintahan Kabupaten Aceh Tamiang. Penugasan para praja ini merupakan tindak lanjut dari arahan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian.
Bima menjelaskan, mendagri menginstruksikan Praja IPDN untuk membantu pemulihan fungsi pemerintahan dan pelayanan publik di Aceh Tamiang selama satu bulan ke depan pascabencana.
Fokus utama penugasan meliputi pembersihan dan penataan kembali kantor-kantor dinas, serta pendampingan terhadap perangkat daerah agar pelayanan publik dapat kembali berjalan normal.
Ia mengingatkan kondisi lapangan pascabencana tidak mudah dan membutuhkan kesiapan fisik, mental, serta kedisiplinan tinggi dari seluruh Praja IPDN. “Kondisinya tidak mudah, medannya berat. Namun, yakinilah Anda semua adalah calon pemimpin masa depan,” ucapnya.
Menurut Bima, penugasan di Aceh Tamiang menjadi bagian penting dalam pembentukan karakter Praja IPDN. Pengalaman tersebut dinilai sebagai penggemblengan kepemimpinan, empati sosial, serta ketangguhan sebagai aparatur negara. “Di sini adalah kawah candradimuka, tempat penggemblengan, sekaligus tempat ujian bagi kalian semua,” kata Bima.
Selain mendukung pemulihan roda pemerintahan, Praja IPDN juga berpeluang dilibatkan dalam pendampingan pemulihan ekonomi masyarakat, termasuk membantu pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar kembali bangkit.
“Pastikan semuanya memberikan yang terbaik. Keringat, waktu, dan pikiran Anda selama berada di sini sangat dibutuhkan dan akan dinanti oleh masyarakat Aceh Tamiang,” pungkas Bima.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan Biaya di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Piala Dunia 2026: 2 Gol Undav Bawa Jerman Comeback Lawan Pantai Gading




