Muhaimin Iskandar Pimpin Salat Gaib untuk Awak KRI Nanggala 402
Selasa, 27 April 2021 | 09:27 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar memimpin pelaksanaan salat gaib, doa dan tahlil untuk para awak KRI Nanggala 402. Kegiatan tersebut berlangsung di kantor DPP PKB, Jakarta, Senin (27/4/2021) malam.
Muhaimin menyampaikan duka mendalam atas gugurnya para prajurit terbaik bangsa yang telah menjaga kedaulatan NKRI.
"Sejak mulai mendapatkan kabar bahwa kapal selam Nanggala 402 dinyatakan hilang dan akhirnya ditemukan dalam keadaan yang tidak bisa kita bayangkan dengan asumsi yang pasti seluruh awak kapal para prajurit sejati meninggal dalam perjuangan," kata Muhaimin usai membacakan doa dan tahlil.
Hadir dalam acara tersebut, Sekretaris Jenderal PKB M Hasanuddin Wahid dan Wakil Bendahara Umum PKB Bambang Susanto serta pengurus dan kader PKB.
"Yang kita sering tidak sadar adalah bahwa para prajurit itu adalah orang-orang yang memiliki keberanian yang luar biasa di atas rata-rata kita. Bukan itu saja mereka-mereka para prajurit itu sehari hari ikut dalam ketidakcukupan, sehari hidup dalam kesulitan, sehari-hari dalam pas-pasan bahkan ketika petugas khususnya di dalam kapal selam sebagai alat perjuangan mereka, semua dalam kondisi yang serba terbatas," ucap Muhaimin.
Wakil ketua DPR tersebut mengaku mendapatkan cerita bahwa keadaan kapal selam tersebut sangat terbatas dan sempit.
"Dari kisah cerita yang pernah memasuki kapal itu bahkan posisi tidak bisa berubah ketika petugas tidur dan bertugas lagi dalam posisi yang sama saking sempitnya ruangan, bahkan ketika menjalankan aktivitas selalu dalam keadaan yang sangat terbatas oksigen maupun kebutuhan airnya," imbuhnya.
Menurut Muhaimin para awak KRI Nanggala adalah prajurit yang berani dan ikhlas untuk negerinya sendiri. Muhaimin menyatakan 53 prajurit itu termasuk orang-orang syahid dalam memperjuangkan kepentingan bangsa dan negerinya.
"Insyaallah mereka adalah para syuhada dan seluruh amalnya adalah ibadahnya sebagai sebgai pengabdian kepada bangsa dan negara. Dimana posisinya, kita nyaman beribadah karena mereka, kita tenang melaksanakan amal perjuangan sehari-hari karena mereka menjaga keamanan kita," katanya.
Muhaimin menegaskan Indonesia sangat luas, baik daratan maupun lautannya tentu tidak aman kalau tanpa sumbangsih para prajurit KRI Nanggala.
"Oleh karena itu, kita membacakan doa, tahlil, selawat dan istigfar kita haturkan kepada mereka, semoga diterima segala amal ibadahnya," ujar Muhaimin.
Muhaimin bersyukur atas kebaikan Presiden Joko Widodo menaikkan pangkat lebih tinggi satu tingkat bagi prajurit yang gugur. Keluarga prajurit pun dijamin oleh negara berupa beasiswa hingga jenjang strata satu.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Mengejutkan! 200.000 Anak Indonesia Terjerat Judi Online
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
1
B-FILES
Libur Kenaikan Isa Almasih, Penumpang Bandara Soetta Capai 131.000




