ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Festival Jejak Jajanan Nusantara Digelar di GBK untuk Dukung UMKM

Jumat, 6 Maret 2026 | 18:27 WIB
RP
H
Penulis: Reza Hery Pamungkas | Editor: HE
Pembukaan Festival Jejak Jajanan Nusantara di area parkir selatan barat kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta Pusat, Jumat, 6 Maret 2026.
Pembukaan Festival Jejak Jajanan Nusantara di area parkir selatan barat kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta Pusat, Jumat, 6 Maret 2026. (Beritasatu.com/Reza Hery Pamungkas)

Jakarta, Beritasatu.com – Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Kemenko PM) terus memperkuat komitmen dalam membangun ekosistem usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang lebih tangguh dan berdaya saing. Salah satu upaya yang dilakukan adalah melalui penyelenggaraan Festival Jejak Jajanan Nusantara.

Acara ini digelar pada 6-8 Maret 2026 bertepatan dengan bulan suci Ramadan di area parkir selatan barat kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta Pusat.

Festival tersebut tidak hanya menjadi ajang promosi kuliner khas Nusantara, tetapi juga dirancang sebagai program pemberdayaan ekonomi berbasis kolaborasi. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas pelaku usaha, khususnya dari sektor UMKM.

ADVERTISEMENT

Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar mengatakan Festival Jejak Jajanan Nusantara merupakan bagian dari upaya pemerintah mewujudkan konsep pasar 1001 malam. Program ini bertujuan membuka akses yang lebih luas bagi pelaku UMKM untuk memanfaatkan berbagai fasilitas publik milik pemerintah.

Menurut Muhaimin, pemerintah ingin mendorong pemanfaatan fasilitas strategis milik pemerintah pusat, pemerintah daerah, hingga badan usaha milik negara (BUMN) dan badan usaha milik daerah (BUMD) agar dapat digunakan oleh pelaku UMKM.

“Ini salah satu upaya kita untuk mendorong seluruh fasilitas publik milik pemerintah membuka akses seluas-luasnya kepada UMKM, terutama para pelaku usaha ibu-ibu rumah tangga sebagai penggerak ketahanan ekonomi keluarga,” ujar Muhaimin, Jumat (6/3/2026).

Ia menambahkan, pelaku UMKM membutuhkan dukungan berupa akses pasar yang lebih luas, jaringan bisnis, serta sarana dan prasarana yang memadai agar usaha mereka dapat berkembang lebih kuat.

Muhaimin juga menegaskan, UMKM selama ini terbukti menjadi salah satu penopang utama ekonomi keluarga dan memiliki ketahanan tinggi saat menghadapi berbagai krisis ekonomi. Oleh karena itu, pemerintah terus mendorong penyediaan ruang usaha yang lebih luas bagi pelaku UMKM agar dapat berkembang secara berkelanjutan.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon