Pemkot Serang-Apjati Buka Akses Lowongan Kerja Gaji Rp 80 Juta, Mau?
Senin, 8 Desember 2025 | 13:24 WIB
Serang, Beritasatu.com - Angin segar berembus bagi para pencari kerja. Pemerintah Kota (Pemkot) Serang bekerja sama dengan Asosiasi Perusahaan Penempatan Tenaga Kerja Indonesia (Apjati) untuk membuka pintu akses lowongan kerja bagi warganya yang ingin berkarier di luar negeri dengan gaji sampai Rp 80 juta per bulan.
Kesepakatan ini ditandai dengan penandatanganan memorandum of understanding (MoU) antara Ketua Umum Apjati Sa'id Saleh Alwaini dan Wali Kota Serang Budi Rustandi, Senin (8/12/2025).
Kerja sama ini bagian langkah konkret Pemkot Serang untuk menekan angka pengangguran yang masih menjadi pekerjaan rumah. Dengan kolaborasi ini, warga Serang kini punya akses lebih mudah, aman, dan legal untuk bekerja di berbagai negara.
Sa'id Saleh Alwaini menegaskan peluang kerja di luar negeri saat ini sangat terbuka lebar.
"Banyak sekali potensi dari Serang ini kan kota besar. Hampir semua sektor itu bisa terserap. Kalau kita ngomong luar negeri itu kebutuhannya sangat besar, bisa ratusan ribu bahkan jutaan," ujar Sa'id.
Daya tarik utama program ini tentu saja pada besaran penghasilan. Sa'id membocorkan gaji yang bisa dibawa pulang pekerja migran sangat kompetitif, tergantung sektor dan negara tujuannya.
"Paling rendah dari Rp 8 juta per bulan, dan paling tingginya sudah enggak terbatas, bisa sampai Rp 80 juta," ungkapnya.
Lantas, negara mana saja yang menjadi tujuan?
Sa'id menyebut Apjati menyasar pasar kerja global, mulai dari Asia Timur, seperti Jepang dan Korea Selatan, hingga kawasan Eropa, Timur Tengah, Australia, dan Asia Tenggara.
Namun, ia menekankan pekerjaan yang ditawarkan adalah untuk tenaga terampil (skill) dan profesional.
Apjati menjamin seluruh lowongan yang masuk adalah resmi dan memiliki surat izin perekrutan (SIP) dari pemerintah, sehingga perlindungan pekerja terjamin sejak berangkat hingga pulang.
"Yang akan kita hadirkan ke Kota Serang hanya job-job yang valid dan sudah diverifikasi pemerintah," tegasnya.
Sekretaris Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kota Serang, Agus Hendrawan menyambut baik peluang ini.
Ia menyebut setiap tahunnya ada sekitar 10.000 pencari kerja baru di Kota Serang. Program ini diharapkan menjadi solusi jitu.
Agus menjelaskan, proses seleksi akan dilakukan secara transparan mulai awal tahun depan.
Syarat utamanya tidak muluk-muluk, minimal lulusan SMA (kecuali sektor perkebunan) dan wajib menguasai bahasa asing negara tujuan.
"Rata-rata pelatihan bahasa itu 3 sampai 8 bulan. Seleksinya nanti di Disnaker bareng dengan Apjati," jelas Agus.
Menariknya, warga Serang yang lolos seleksi tidak perlu pusing memikirkan biaya.
Agus menyebut biaya pelatihan bahasa dan persiapan lainnya akan ditanggung, baik oleh perusahaan pemberi kerja maupun melalui skema bantuan pemerintah.
"Jadi warga Kota Serang tidak bayar, gratis lah digratiskan. Kalau animonya banyak, ya makin banyak juga yang kita kirim," pungkas Agus.
Bagi warga Serang yang berminat, persiapkan mental dan motivasi mulai sekarang. Ini kesempatan emas untuk mengubah nasib sekaligus menimba ilmu di negeri orang.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Polisi Temukan Senjata Tajam di TKP Mahasiswi Unpad Dilindas Motor




