Gubernur Banten dan Menhub Matangkan Skema Angkutan Lebaran 2026
Selasa, 17 Februari 2026 | 21:17 WIB
Serang, Beritasatu.com – Gubernur Banten Andra Soni memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Persiapan Angkutan Lebaran 2026 di Pendopo Gubernur Banten, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Curug, Kota Serang, Selasa (17/2/2026). Rapat tersebut turut dihadiri Menteri Perhubungan (Menhub) Republik Indonesia, Dudy Purwagandhi.
Rakor ini digelar untuk memastikan kesiapan infrastruktur dan manajemen arus mudik Lebaran 2026, khususnya di wilayah Banten yang menjadi pintu utama penyeberangan ke Sumatera.
“Kunjungan kerja Pak Menteri Perhubungan hari ini fokus pada penyelenggaraan angkutan lebaran tahun 2026. Seluruh pemangku kepentingan terlibat dalam rapat ini sebagai langkah awal koordinasi yang akan terus kami intensifkan ke depannya,” ucap Andra.
Sementara itu, Menhub Dudy Purwagandhi menegaskan peran strategis Provinsi Banten dalam arus mudik nasional, khususnya pada sektor penyeberangan dari Jawa ke Sumatera.
“Melalui rakor ini, kami berharap penyelenggaraan angkutan lebaran tahun ini berjalan lancar dan terkoordinasi dengan baik. Presiden RI Prabowo Subianto sebelumnya menilai penyelenggaraan tahun 2025 berhasil dengan baik, dan kami menargetkan pengelolaan tahun 2026 ini harus jauh lebih optimal,” ujar Dudy.
Untuk mengantisipasi kepadatan arus mudik Lebaran 2026, Kementerian Perhubungan menyiapkan skema optimalisasi empat pelabuhan di wilayah Banten, yakni Pelabuhan Pelindo Ciwandan difokuskan untuk angkutan kendaraan roda dua dan truk kecil.
Sementara, pelabuhan Krakatau Bandar Samudera disiapkan sebagai jalur alternatif dengan tujuan Pelabuhan Panjang, Lampung, pelabuhan penyeberangan Merak diperuntukkan khusus bagi kendaraan pribadi dan bus, serta pelabuhan Bakau Bandar Jaya (BBJ) Bojonegara melayani kendaraan truk besar.
“Penyediaan empat pelabuhan ini adalah bentuk optimalisasi untuk memecah kepadatan. Dalam kondisi normal, hanya Pelabuhan Merak yang beroperasi secara penuh untuk penyeberangan utama. Pengaturan ini diharapkan dapat menjaga kelancaran lalu lintas di wilayah Provinsi Banten,” kata Dudy.
Di sektor darat, Kementerian Pekerjaan Umum tengah memperbaiki sejumlah jalan arteri yang ditargetkan rampung paling lambat H-10 Lebaran. Perbaikan ini dilakukan agar kondisi jalan sudah optimal saat dilalui pemudik.
Berdasarkan survei Kementerian Perhubungan, diperkirakan sebanyak 143.915.953 orang akan melakukan perjalanan pada musim Lebaran 2026. Angka tersebut mendekati realisasi Lebaran 2025 yang mencapai 154.623.632 orang berdasarkan Mobile Positioning Data (MPD).
Untuk wilayah keluar Jakarta, diprediksi terdapat 3,67 juta kendaraan atau naik 14% dibanding kondisi normal. Dari jumlah tersebut, sekitar 1,96 juta kendaraan diperkirakan melintasi Gerbang Tol Cikupa menuju arah Merak.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Pendakian Gunung Gede Pangrango Dibuka Lagi pada 13 April 2026




